Bandung, IDN Times - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) Fakultas Hukum Universitas Pasundan (Unpas) akan menggelar mimbar bebas untuk merespons dugaan kekerasan dan pelecehan seksual yang menyeret oknum dosen di lingkungan kampus.
Aksi bertajuk Mimbar Bebas: Usut Tuntas Isu Kekerasan dan Pelecehan Seksual di FH Unpas itu dijadwalkan berlangsung pada Rabu (14/10/2026), pukul 13.00 WIB, di lapangan parkir depan FH Unpas. Mahasiswa ingin membuka ruang dialog sekaligus mendesak pimpinan fakultas dan universitas bersikap transparan dalam menangani persoalan tersebut.
Ketua Umum BEM FH Unpas, Dhean Salvez, bersama Ketua Umum BPM FH Unpas, Sigit Washul, menegaskan bahwa kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.
"BEM FH dan BPM FH Unpas menolak segala bentuk kekerasan dan pelecehan seksual serta berkomitmen untuk berdiri di garda terdepan bersama mahasiswa guna memperjuangkan keadilan serta rasa aman bagi mahasiswa," tulis keduanya dalam keterangan pers dikutip IDN Times, Selasa (13/10/2026).
