Cirebon, IDN Times - Duet dua kiai asal Cirebon, KH Imam Jazuli dan KH Asep Saifuddin Chalim, dinilai sebagai pasangan ideal untuk memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Muktamar ke-35. KH Imam Jazuli, pengasuh Pesantren Bina Insan Mulia (BIMA) Cirebon, disebut layak mengisi posisi Ketua Umum Tanfidziyah PBNU, sementara KH Asep Saifuddin Chalim, pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Surabaya dan Pacet Mojokerto sekaligus putra dari KH Abdul Chalim Leuwimunding Majalengka dipandang tepat sebagai Rais Aam PBNU.
Penilaian tersebut menguat seiring munculnya aspirasi akar rumput NU yang menghendaki kepemimpinan berbasis karya nyata, kemandirian pesantren, serta penguatan sumber daya manusia (SDM). Duet ini dinilai memenuhi kebutuhan NU di tengah tantangan perubahan sosial, pendidikan, dan ekonomi yang semakin kompleks.
