Suasana Puskesmas Simpenan saat tangani korban keracunan MBG (dok IDN Times)
Kasus ini bermula ketika puluhan balita dan ibu hamil di Kecamatan Leles, Kabupaten Cianjur, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Total ada 63 orang yang mengeluhkan muntah hingga diare usai menyantap makanan tersebut pada pertengahan April 2026.
Kepala Puskesmas Leles, Tedi Nugraha, menyebut mayoritas pasien sempat dirawat sebelum akhirnya dipulangkan karena kondisi mereka berangsur membaik.
“Sebagian besar sudah pulih dan diperbolehkan pulang setelah mendapat penanganan,” ujarnya.
Di antara puluhan pasien, satu balita berinisial MAB (2) mengalami kondisi yang berbeda. Meski sempat menunjukkan perbaikan, kesehatannya kembali menurun beberapa hari setelah diperbolehkan pulang.
Balita tersebut beberapa kali mendapatkan penanganan medis, mulai dari perawatan oleh bidan desa hingga dirawat di puskesmas karena mengalami lemas dan kehilangan nafsu makan.
“Awalnya ditangani di tingkat desa, tapi karena kondisinya melemah akhirnya dirawat di puskesmas,” kata Tedi.