Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dua Korban Tenggelam di Irigasi Karawang Ditemukan Meninggal
Ilustrasi jenazah. (IDN Times/Sukma Shakti)
  • Tim SAR Gabungan menemukan dua korban tenggelam di irigasi KW 4 Johar, Karawang, dalam kondisi meninggal pada hari ketiga pencarian, Minggu 11 Oktober 2026.
  • Korban pertama dievakuasi pukul 03.20 WIB setelah tersangkut rumpun aliran, sedangkan korban kedua ditemukan pukul 09.20 WIB; keduanya dibawa ke RSUD Karawang.
  • Sebanyak 54 personel lintas instansi terlibat dalam pencarian. Setelah seluruh korban ditemukan, operasi SAR ditutup usai evaluasi dan personel dikembalikan ke kesatuan masing-masing.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Dua orang, Riyanto dan Abdullah, tenggelam di saluran air di Karawang setelah diduga berkelahi. Banyak petugas mencari mereka selama tiga hari. Pada hari Minggu, keduanya ditemukan sudah meninggal. Mereka lalu dibawa ke RSUD Karawang. Karena semua korban sudah ditemukan, pencarian selesai dan para petugas pulang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi duka, operasi ini menunjukkan kerja kemanusiaan yang terkoordinasi dari berbagai unsur. Sebanyak 54 personel bergotong royong hingga seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi ke RSUD Karawang. Penutupan operasi yang disertai evaluasi bersama juga mencerminkan tanggung jawab serta penghargaan terhadap dedikasi para petugas.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Karawang, IDN Times -Tim SAR Gabungan menemukan dua korban tenggelam di saluran irigasi KW 4 Johar, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga operasi pencarian, Minggu (11/10/2026).

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan, korban pertama ditemukan pada pukul 02.26 WIB dalam kondisi tersangkut di rumpun aliran irigasi. Setelah ditemukan, korban dievakuasi pada pukul 03.20 WIB dan dibawa ke RSUD Karawang.

Sementara itu, korban kedua ditemukan pada pukul 09.20 WIB di sekitar lokasi pencarian. Tim SAR Gabungan kemudian mengevakuasi korban pada pukul 09.30 WIB untuk dibawa ke RSUD Karawang.

Kedua korban diketahui bernama Riyanto (25), warga Cilamaya, dan Abdullah, warga Ciasem, Kabupaten Subang.  "Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, seluruh korban dalam kejadian tenggelam di saluran irigasi itu telah ditemukan," kata dia.

Setelah proses pencarian dan evakuasi selesai, Tim SAR Gabungan menggelar pengarahan penutupan operasi pada pukul 10.00 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi bersama seluruh unsur yang terlibat.

Berdasarkan hasil pencarian dan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR diusulkan untuk ditutup. Seluruh personel selanjutnya dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Operasi pencarian tersebut melibatkan 54 personel dari berbagai unsur, di antaranya Basarnas, Polairud Polresta Karawang, Bhabinsa Karawang Timur, SAR MTA, BPBD Karawang, Protek, Katana Rescue, Katar Rescue, Jadul, Baitul Ilmi Care, KRI, dan JKP.

Ade berterimakasih seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga evakuasi kedua korban.

“Terima kasih kepada seluruh personel dan unsur SAR Gabungan yang telah melaksanakan operasi dengan penuh dedikasi, serta kepada seluruh pihak yang mendukung proses pencarian dan evakuasi. Sinergi dan koordinasi menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kemanusiaan,” kata Ade.

Sebelumny, dua orang bernama Abdullah dan Rian dilaporkan tenggelam di saluran irigasi KW 4 Johar, Desa Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026) sore. Tim SAR gabungan kini tengah melakukan pencarian bersama unsur SAR lainnya.

Berdasarkan informasi awal yang diterima Kantor SAR Bandung, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Keduanya diduga terlibat perkelahian yang berlanjut hingga ke tengah aliran irigasi. Tak lama kemudian, keduanya dilaporkan tenggelam.

Curated For You

Editorial Team

Related Article

v10 Oct 2026, 09:53 WIB