Cirebon, IDN Times - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI memantau secara intensif proses kepulangan puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini masih berada di Arab Saudi. Pengawasan diperketat menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang dipicu konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Berdasarkan pembaruan data terakhir, jumlah jemaah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi mencapai sekitar 58.000 orang. Dari total tersebut, sekitar 6.000 jemaah telah kembali ke Tanah Air dalam beberapa hari terakhir. Pemerintah dan DPR kini berupaya memastikan proses pemulangan berjalan aman tanpa hambatan signifikan.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriani Gantina, mengatakan lembaganya terus menjalin komunikasi intensif dengan kementerian terkait serta perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri guna memastikan keselamatan seluruh jemaah.
"Koordinasi lintas lembaga menjadi langkah penting untuk memitigasi risiko yang mungkin timbul akibat dinamika keamanan di kawasan tersebut," ujar Selly, Senin (9/3/2026).
