Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Pemerkosaan. (pexels.com/Gül Işık)
Ilustrasi Pemerkosaan. (pexels.com/Gül Işık)

Bandung, IDN Times - Polisi mengamankan pelaku pelecehan seksual yang dilakukan seorang dokter kandungan di Kabupaten Garut. Dokter itu ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrim) Polres Garut Rabu (15/4/2025).

Penangkapan dokter cabul itu pun dibenarkan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jabar Kombes Pol Surawan.

"Sudah diamankan yang (pelaku pelecehan seksual) Garut ya," kata Surawan.

Surawan tak memerinci ihwal kronologi dan waktu penangkapan. Menurutnya, kasus ini langsung ditangani oleh Polres Garut. 

Hanya saja, kata Surawan, sampai saat ini ada dua orang yang melapor sebagai korban dari perbuatan tak senonoh dokter kandungan itu. Yang bersangkutan pun diamankan polisi di wilayah Garut.

"Sementara baru dua yang melapor. (Diamankan) di Garut," paparnya.

Sebelumnya, dari sumber IDN Times, dokter I melakukan pelecehan seksual saat proses pemeriksaan kehamilan atau USG di ruang periksa. Salah satu korban, D, mengaku mengalami kejadian serupa, meski belum melaporkan kasus ini secara resmi.

Dia sempat berkonsultasi dengan bidan usai pemeriksaan, karena merasa ada tindakan janggal. Bahkan dokter I tidak hanya memegang area intim atasnya, namun juga sempat mengelus bagian tubuh lainnya.

“Yang tadinya rujukan ke RS X mau melahirkan sama dokter I, saya pindah karena konsultasi ke bidan saya, katanya itu termasuk tindak pelecehan,” kata dia kepada IDNTimes, dikutip Senin (14/4/2025).

Dia juga menceritakan tindakan dokter tersebut sampai membuatnya stres, dan akhirnya memutus komunikasi dengan sang dokter. Dia menilai tindakan pihak klinik tempat dokter I praktik minim.

“Ini klinik parah sih, tidak ada tindakan apa pun, padahal kan ada CCTV di ruangan itu, kenapa tidak dicek," ujarnya. 

Editorial Team