Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ditegur DPRD dan Wali Kota Bandung, Proyek Galian IPT Dikebut
(Humas/Pemkot Bandung)
  • Proyek perapian bekas galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di Bandung dipercepat setelah teguran dari DPRD dan inspeksi langsung Wali Kota Muhammad Farhan.
  • PT Bandung Infra Investama fokus merapikan 13 ruas jalan, menutup pipa terbuka dengan aspal, serta membersihkan area agar tidak mengganggu pengguna jalan.
  • Pihak proyek meminta maaf atas ketidaknyamanan warga dan berkomitmen menindaklanjuti laporan kecelakaan serta membantu biaya pengobatan korban terdampak pekerjaan IPT.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
beberapa waktu kemarin

Wali Kota Bandung M. Farhan melakukan inspeksi lapangan terhadap proyek galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di sejumlah ruas jalan kota.

7 Maret 2026

Ketua tim proyek PT Bandung Infra Investama, Boby Surya Alam, menyatakan percepatan perapian dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Wali Kota setelah inspeksi lapangan.

kini

Perbaikan difokuskan di 13 ruas jalan dengan kegiatan penutupan galian dan perapian permukaan. Tim proyek bekerja intensif sejak pukul 11.00 WIB hingga dini hari, serta perusahaan menanggapi laporan masyarakat dan membantu biaya pengobatan korban kecelakaan terkait proyek.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Percepatan perapian bekas galian proyek Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) dilakukan di sejumlah ruas jalan Kota Bandung setelah adanya teguran dari DPRD dan arahan langsung Wali Kota Bandung.
  • Who?
    Pekerjaan dilakukan oleh tim proyek PT Bandung Infra Investama (BII) yang dipimpin Boby Surya Alam, atas instruksi Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan desakan DPRD Kota Bandung.
  • Where?
    Kegiatan perapian berlangsung di 13 ruas jalan yang menjadi bagian dari pembangunan IPT tahap 3 di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Pekerjaan percepatan dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung hingga dini hari, dengan laporan kegiatan dikutip pada Sabtu, 7 Maret 2026.
  • Why?
    Tindakan percepatan dilakukan untuk menindaklanjuti hasil inspeksi lapangan Wali Kota serta merespons keluhan masyarakat terkait kondisi bekas galian yang mengganggu pengguna jalan.
  • How?
    Tim proyek melakukan penutupan galian, pengaspalan ulang, serta pembersihan area kerja secara intensif dan bergantian hingga malam hari agar permukaan jalan kembali rapi dan aman dilalui.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Ada jalan di Bandung yang digali buat pasang pipa kabel bawah tanah. Tapi jalannya jadi rusak dan kotor, terus orang-orang di DPRD dan Pak Wali Kota Farhan marah. Lalu tim proyek dari PT BII kerja cepat siang sampai malam buat nutup lubang dan rapikan jalan di 13 tempat. Mereka juga minta maaf ke warga yang terganggu.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Percepatan perapian proyek IPT di Bandung menunjukkan adanya tanggung jawab dan respons cepat antara pemerintah kota, DPRD, dan pihak pelaksana. Setelah inspeksi Wali Kota, tim proyek segera memperbaiki 13 ruas jalan hingga dini hari, menutup galian dengan aspal agar aman bagi pengguna jalan serta menindaklanjuti keluhan warga dengan bantuan nyata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Perapian bekas galian Infrastruktur Pasif Terpadu (IPT) di sejumlah ruas jalan Kota Bandung terus dipercepat. Hal ini dilakukan setelah adanya desakan dari DPRD dan juga hasil inspeksi lapangan yang dilakukan Wali Kota Bandung, M. Farhan beberapa waktu kemarin.

Ketua tim proyek dari PT Bandung Infra Investama (BII), Boby Surya Alam mengakui percepatan perapian dilakukan sebagai tindak lanjut atas arahan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan setelah inspeksi ke lapangan.

"Sesusai dengan arahan Pak Wali atas hasil inspeksi kemarin, kami berusaha memperbaiki hal-hal yang masih kurang enak dilihat. Seperti contoh saat inspeksi di titik awal kami berhenti, sudah kami rapikan," ujar Boby, dikutip Sabtu (7/3/2026).

1. Perbaikan dilakukan di 13 titik

(Humas/Pemkot Bandung)

Dia mencontohkan salah satu titik yang sebelumnya masih terdapat pipa HDPE keluar, kini telah dirapikan dan langsung ditutup dengan aspal. Penutupan dilakukan dengan cepat agar bekas galian tidak lagi mengganggu pengguna jalan.

"Titik awal kami yang kemarin ada pipa HDPE keluar, sekarang sudah rapi langsung kamitutup dengan aspal, jadi tidak mengganggu pengguna jalan," tuturnya.

Secara keseluruhan, perbaikan difokuskan di 13 ruas jalan yang menjadi bagian dari proyek pembangunan IPT tahap 3 ini. Di ruas-ruas tersebut, tim proyek melakukan penutupan galian, perapian permukaan jalan, serta pembersihan area di sekitar pekerjaan.

"Kami melakukan perbaikan di 13 ruas jalan yang telah diangun. Jadi terdapat beberapa spot yang masih kami rapi-rapiin agar tetap enak dan layak saat dilihat," katanya.

2. Pemegang proyek meminta maaf

(Humas/Pemkot Bandung)

Boby menyebut pekerjaan ini dilakukan secara intensif setelah adanya instruksi dari Wali Kota Bandung. Tim proyek mulai bergerak sekitar pukul 11.00 WIB dan bekerja bergantian hingga dini hari untuk menyisir sejumlah ruas jalan yang telah terbangun fasilitas IPT tersebut.

"Setelah ada instruksi dari Pak Wali untuk segera diselesaikan, sekitar jam 11 siang tim mulai bergerak. Beberapa tim bekerja secara parsial sampai dengan subuh. Kami sisir 13 ruas jalan untuk segera dibersihkan dan dirapikan," ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Kota Bandung atas ketidaknyamanan yang timbul selama proses pengerjaan proyek IPT berlangsung.

"Saya mewakili PT BII mengucapkan mohon maaf kepada para pengguna jalan dan masyarakat Kota Bandung. Akibat pekerjaan IPT ini tentu ada yang terganggu, bahkan mungkin ada yang sampai mengalami kecelakaan," tuturnya.

3. Masyarakat yang celaka karena galian akan diberikan pengobatan gratis

(Humas/Pemkot Bandung)

Boby memastikan, berbagai keluhan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi perusahaan agar pelaksanaan pekerjaan ke depan dapat dilakukan lebih baik dan lebih tertata.

Terkait laporan kecelakaan atau kerusakan kendaraan yang diduga terjadi akibat pekerjaan proyek, Boby mengaku telah berupaya merespons setiap laporan yang masuk melalui hotline maupun informasi yang diterima langsung di lapangan.

"Biasanya kalau ada kejadian, masyarakat menghubungi hotline kami atau kami dapat informasi lalu langsung kami datangi," tuturnya.

Untuk kasus kecelakaan yang membutuhkan penanganan medis, perusahaan sejauh ini membantu pembiayaan pengobatan bagi korban.

"Sejauh ini untuk yang membutuhkan perawatan, biaya pengobatan kami bantu dari pihak perusahaan," kata dia.

Editorial Team