Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dishub Bandung Prediksi Puncak Wisata ke Pangalengan Terjadi Hari Ini
Ciwidey Valley (instagram.com/ciwideyvalley)
  • Dishub Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus wisata ke Pangalengan terjadi hari ini dengan 15.464 kendaraan tercatat hingga pukul 10.00 WIB, meningkat dibandingkan hari sebelumnya.
  • Peningkatan arus wisata juga terjadi di Ciwidey dengan kenaikan sekitar 12 persen, mencapai 19 ribu kendaraan hingga pagi hari dari total 49 ribu pada hari sebelumnya.
  • Dishub menerapkan sistem buka-tutup dan one way di jalur menuju Ciwidey untuk mengurai kepadatan serta mengimbau pengendara menjaga keselamatan di jalan sempit yang ramai bus wisata.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung memprediksi puncak arus wisata menuju kawasan Pangalengan terjadi hari ini, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Lebaran 2026.

Koordinator Humas Pos Pengamanan Lebaran Dishub Kabupaten Bandung Eric Alam Prabowo mengatakan, hingga pukul 10.00 WIB jumlah kendaraan menuju Pangalengan telah mencapai 15.464 unit dan meningkat dibandingkan hari sebelumnya.

“Yang dominan adalah arus wisata yang terlihat peningkatan ke daerah wisata seperti ke Pangalengan. Kami prediksi hari ini menjadi puncak wisata karena besok adalah hari terakhir cuti bersama,” ujar Eric, Senin (23/3/2026).

Eric menyebut jika dibandingkan pada hari sebelumnya total kendaraan yang masuk ke kawasan tersebut dalam 24 jam mencapai sekitar 38 ribu unit. Selain ke arah Pangalengan, kata dia, peningkatan arus wisata juga terjadi menuju kawasan Ciwidey.

Untuk Ciwidey, jumlah kendaraan tercatat meningkat sekitar 12 persen dibandingkan hari sebelumnya, meski tidak setinggi lonjakan di Pangalengan.

“Untuk Ciwidey, kemarin total 49 ribu kendaraan dalam 24 jam, sedangkan hari ini sampai pukul 10.00 sudah 19 ribu kendaraan,” kata Eric.

Dishub Kabupaten Bandung juga menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka-tutup di jalur menuju Ciwidey guna mengurai kepadatan.

“Pada pagi hari, jalur dibuka untuk kendaraan yang menuju kawasan wisata, sedangkan pada siang hingga sore hari arus dialihkan untuk kendaraan yang turun kembali ke arah Bandung,” kata Eric.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan, terutama saat diberlakukan rekayasa lalu lintas seperti sistem satu arah (one way).

“Utamakan keselamatan, karena kondisi jalan relatif sempit dan didominasi bus wisata. Pastikan perjalanan tetap aman dan nyaman,” kata dia.

Editorial Team