Bandung, IDN Times - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung memastikan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan secara transparan dan bebas dari praktik titipan maupun pungutan liar.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Asep Gufron meminta masyarakat diminta tidak percaya terhadap oknum yang mengaku dapat membantu meloloskan calon murid ke sekolah tertentu melalui jalur tidak resmi.
“Dinas Pendidikan beserta jajaran, tim SPMB, para kepala sekolah, menginginkan SPMB ini berjalan secara transparan. Hindari hal-hal yang merugikan masyarakat seperti pungli, gratifikasi, termasuk misalnya ada iming-iming dari oknum yang mengaku bisa memasukkan ke salah satu sekolah. Itu saya nyatakan tidak benar,” ujar Asep, Rabu (20/5/2026).
