Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Disdik KBB Izinkan Sekolah Disulap Jadi TPS Pilkada 2024
(Bangkit Rizki/IDN Times)

Bandung Barat, IDNTimes - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memperbolehkan gedung sekolah negeri di wilayahnya untuk untuk dijadikan lokasi tempat pemungutan suara (TPS) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Kepala Disdik KBB Asep Dendih mengatakan, sudah menerbitkan surat edaran No 400.3.1/3420-Disdik/2024 yang berisi semua SDN dan SMP di Bandung Barat diizinkan untuk digunakan sebagai TPS dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

"Hari pemungutan suara 27 November 2024 sekolah di liburkan sehingga gedung sekolah negeri bisa dimanfaatkan sebagai lokasi TPS Pilkada," kata Asep saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2024).

1. Pihak penyelenggara tinggal berkoordinasi

Kepala Disdik KBB Asep Dendih. (Dok/Istimewa)

Asep mengatakan, pihak penyelenggara baik KPU, PPK maupun PPS tinggal berkoordinasi dengan kepala sekolah di setiap wilayah. Dirinya menjelaskan, penggunaan gedung sekolah untuk lokasi pemungutan suara akan lebih aman dan nyaman mengingat saat ini sedang memasuki musim penghujan.

"Silakan bersurat kepada kepala sekolah meminta izin memakai lokasi ruang kelas sekolah negeri untuk dijadikan TPS pemilu karena bisa membantu KPPS karena hari ini sudah masuk musim penghujan biar pelaksanaan pilkada serentak ini bisa berjalan dengan lancar " imbuh Asep.

Selain itu, Asep menegaskan bilamana memakai fasilitas sekolah KPPS harus menjaga dan bertanggung jawab selama fasilitas sekolah dipakai seperti keamanan sarana prasarana sekolah kebersihan dan lain sebagainya.

2. KPU KBB petakan TPS rawan bencana

(Bangkit Rizki/IDN Times)

Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB mengajukan surat permohonan untuk memakai fasilitas gedung sekolah untuk digunakan sebagai di Bupati dan WaKil Bupati Bandung Barat Gubernur dan WaKil Gubernur Jawa Barat.

Pasalnya, sebanyak 20 TPS di KBB masuk kategori rawan bencana alam berdasarkan hasil pemetaan dan analisis yang dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

"Dari total 2.526 TPS di Pilkada 2024, tercatat ada 20 TPS yang rawan bencana berdasarkan
hasil analisis PPK dan PPS. Mereka sudah menginventarisir bahwa tempat atau lokasi-lokasi dinilai ada potensi rawan bencana di situ," kata Ketua KPU KBB Ripqi Ahmad Sulaeman.

3. TPS rawan bencana akan dipindahkan

(Bangkit Rizki/IDN Times)

Ripqi membeberkan, TPS rawan bencana itu tersebar di sejumlah kecamatan di Bandung Barat. Yakni di Kecamatan Cikalongwetan ada 4 TPS, Kecamatan Cisarua 3 TPS, Kecamatan Rongga 8 TPS, Kecamatan Sindangkerta 1 TPS dan Kecamatan Gununghalu 4 TPS.

Puluhan TPS untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung Barat serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat itu rawan bencana longsor, banjir hingga akses menuju TPS-nya rawan dan tidak memadai untuk dilalui para pemilih nanti.

"Jadi hasil pemetaan, kategori rawan bencananya itu ada banjir, longsor hingga akses menuju TPS-nya memang kurang memadai," ucapnya.

Demi keamanan dan kenyamanan para pemilih ketika menyalurkan hak pilihnya pada 27 November mendatang, kata Ripqi, pihaknya sudah mengintruksikan agar TPS yang masuk kategori rawan bencana alam tersebut dipindahkan.

"Antisipasinya demi keamanan dan kenyamanan kita pindah lokasi TPS atau di dalam ruangan saja. Apalagi sekarang cuacanya lagi musim hujan," kata dia.

Editorial Team