Cianjur, IDN Times - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur langsung melakukan penelusuran kontak erat setelah meninggalnya AMW (26), dokter muda yang diduga terpapar suspek campak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan orang-orang yang sempat berinteraksi dengan almarhum tetap terpantau.
Kepala Dinkes Cianjur, Made Setiawan, mengatakan pemeriksaan kesehatan sudah dilakukan terhadap keluarga dan kerabat dekat yang sempat kontak langsung.
“Kami telah melakukan pemeriksaan kesehatan dan penelusuran terhadap keluarga dan orang yang kontak langsung guna memastikan kondisi kesehatan mereka, termasuk memberikan suplemen vitamin,” ujar Made, Senin (30/3/2026).
