Bandung, IDN Times - Fasilitas pendidikan Indonesia masih jauh dari kata merata. Di tengah kota sarana dan prasarana serba lengkap. Namun, di pedesaan, banyak siswa sulit untuk menuju sekolah. Bahkan, tak sedikit ruang belajar yang sudah tidak laik dan nyaman digunakan.
Salah satunya dirasakan ratusan siswa di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Padawaras di Desa Sukaluyu, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur. Akibat jembatan penghubung desa menuju sekolah yang melintasi Sungai Ciujung rusak diterjang banjir, mereka harus rela menerjang arus sungai demi menuntut ilmu.
Kondisi ini diceritakan Iyep, salah satu guru di SDN Padawaras. Menuruntnya, kondisi ini sudah terjadi sejak akhir 2018 di mana banjir besar di sungai merusak jembatan gantung. Alhasil masyarakat yang ingin beraktivitas harus melintasi sungai tanpa jembatan. Termasuk ratusan siswa yang hingga sekarang masih menjalani rutinitas tersebut.
"Sampai sekarang masih seperti itu karena memang belum ada perbaikan atau pembangunan jembatan baru," ujar Iyep saat dihubungi, Selasa (9/8/2022).