Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sopir Diduga Mabuk, Mobil Masuk ke Parit di Summarecon
Diduga Mabuk, Pengendara Motor Terjun ke Parit Sedalam 3 Meter. Dok istimewa
  • Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Bulevard Raya, Summarecon Bandung, Senin dini hari, saat kendaraan yang dikemudikan Paryono terperosok ke parit sedalam sekitar tiga meter.
  • Polisi menduga pengendara kehilangan konsentrasi karena berada di bawah pengaruh alkohol, lalu kendaraan oleng ke kanan setelah melaju dari arah utara menuju selatan.
  • Paryono mengalami luka ringan dan dibawa ke RSUD Ujungberung; tidak ada korban jiwa maupun korban lain, sementara kerugian materiil diperkirakan Rp10 juta.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Paryono mengendarai mobil di Summarecon Bandung lalu masuk parit yang dalamnya tiga meter. Polisi menduga ia kehilangan kendali karena minum alkohol. Paryono luka ringan dan dibawa ke RSUD Ujungberung. Tidak ada orang lain yang terluka. Polisi sudah memeriksa tempatnya dan masih mencari tahu kejadian ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Meski insiden ini menimbulkan kerugian materiil, tidak adanya korban jiwa maupun korban lain menjadi sisi yang melegakan. Pengendara yang mengalami luka ringan telah segera dievakuasi untuk mendapat penanganan medis, sementara kepolisian melakukan olah TKP, mendata saksi, dan mengamankan kendaraan guna mendukung penanganan serta penyelidikan kejadian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kecelakaan tunggal terjadi di kawasan Summarecon Bandung, Jalan Bulevard Raya, tepatnya di depan RS Borromeus, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Senin (5/10/2026) dini hari. Sebuah mobil terperosok ke dalam parit sedalam sekitar tiga meter.

Pengendara bernama Paryono (36), warga Griya Cempaka Arum, Gedebage, Kota Bandung, mengalami luka ringan dalam kecelakaan tersebut. Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengendara kehilangan konsentrasi akibat berada di bawah pengaruh alkohol.

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, AKP Fikrie Adi Perdana, membenarkan kecelakaan tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan saksi, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan sebelum akhirnya kehilangan kendali.

"Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah TKP, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di lokasi, pengendara diduga lalai dan dalam pengaruh alkohol sehingga hilang kendali, oleng ke kanan, lalu masuk ke parit sedalam 3 meter," ujar Fikrie saat dikonfirmasi, Senin (5/10/2026).

Fikrie mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Namun, pengendara mengalami luka setelah sepeda motor yang dikendarainya masuk ke dalam parit.

"Korban luka ringan satu orang, yakni pengemudi mobil. Saat ini korban sudah dievakuasi dan dibawa ke RSUD Ujungberung Kota Bandung untuk mendapatkan penanganan medis," terangnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga mendata sejumlah saksi dan mengevakuasi kendaraan untuk diamankan sebagai barang bukti.

Akibat kecelakaan tersebut, kerugian materil ditaksir mencapai sekitar Rp10 juta. Tidak ada korban lain yang dilaporkan dalam insiden tersebut.

Saat ini, kecelakaan tunggal itu masih ditangani Unit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kecelakaan tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article