Bandung, IDN Times - Persoalan pagar bambu yang ada di pesisir laut Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi masih menjadi sorotan publik. Baru-baru ini Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi turut meninjau langsung pagar yang disegel oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi didampingi Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat, beserta kuasa hukum dari PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN). Mereka duduk bersama dalam satu perahu nelayan dan melihat langsung kawasan tersebut.
Momentum ini sendiri direkam dalam video dan diunggah di akun pribadi Dedi Mulyadi. Dalam beberapa percakapan di video itu, Calon Gubernur Jabar terpilih itu meminta agar bambu-bambu tersebut dicabut dan nantinya akan dievaluasi secara menyeluruh.
Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh proyek ini. Ia membuka beberapa kemungkinan, salah satunya pemberhentian proyek.
"Update-nya sudah dijelaskan Pak KDM (Kang Dedi Mulyadi) di sana. Menunggu saja dari KKP. Kami juga menyesuaikan seperti apa. Saya juga mau rapat dengan DKP bagaimana PKS-nya dan juga bagaimana ke depan," katanya, Sabtu (25/1/2025).
"Apakah harus kami hentikan, bongkar atau bagaimana. Itu kami lihat detail lagi. Awalnya perjanjian kerja sama. Ini dibangun pagar laut," ujar Bey.
Lalu seperti apa fakta-fakta pembangunan pagar laut ini:
