Ilustrasi viral. (IDN Times/ Agung Sedana)
Sebelumnya, sebuah bangunan Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Guwa Kidul, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, diduga dibongkar untuk pembangunan kantor Koperasi Desa Merah Putih. Peristiwa tersebut memicu sorotan publik setelah video pembongkaran berdurasi 1 menit 33 detik viral di media sosial.
Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara seseorang menyebut pembongkaran dilakukan secara paksa oleh pemerintah desa. Narasi dalam video itu juga mempertanyakan kebijakan yang dinilai mengorbankan lembaga pendidikan anak usia dini demi pembangunan kantor koperasi.
“Inilah penampakan pembongkaran secara paksa oleh pemerintah desa. Pembongkaran lembaga pendidikan TK yang katanya mau dibangun Koperasi Merah Putih,” ujar perekam video tersebut.
Video tersebut memperlihatkan bangunan sekolah yang telah rata dengan tanah, sementara sejumlah material bangunan tampak berserakan di lokasi. Informasi yang beredar menyebutkan TK itu telah berdiri sejak 2007 dan digunakan sebagai tempat belajar anak-anak usia dini di desa setempat.
Dalam video yang sama, perekam juga menyampaikan seruan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ia meminta perhatian dan keadilan atas pembongkaran tersebut.
“Pak Prabowo, Kang Dedi, ini bagaimana? Masa lembaga pendidikan dibongkar seperti ini? Kami bagaimana? Anak-anak didik kita bagaimana?” ucapnya dalam video.
Perekam juga mempertanyakan apakah pembangunan Koperasi Desa Merah Putih harus mengorbankan lembaga pendidikan yang telah lama berdiri. “Pak Prabowo, apakah harus mengorbankan TK yang sudah lama berdiri dari tahun 2007? Mohon disikapi, Kang Dedi,” katanya, melanjutkan.
Unggahan tersebut telah ditonton ribuan kali dan memicu beragam komentar dari warganet. Sebagian besar menyayangkan jika benar pembongkaran dilakukan tanpa solusi relokasi yang jelas bagi kegiatan belajar mengajar.