Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20251230-WA0037.jpg
Gubernur Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Intinya sih...

  • Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menepis anggapan kebijakan populis

  • Program pemerintah dibuat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat

  • Pembangunan sekolah, layanan kesehatan, infrastruktur, dan listrik menjadi fokus utama

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menepis anggapan masyarakat soal program-program yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jabar sebagai kebijakan populis. Dia memastikan, program dibuat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.

Dedi mengatakan, seluruh kebijakan yang dikerjakan saat ini berangkat dari keluhan dan kebutuhan warga. Sehingga, anggapan populis menurutnya kurang tepat.

"Hari ini ada wacana yang dikembangkan bahwa Gubernur Jawa Barat sangat ambisius terhadap program populis. Padahal yang kami kerjakan, yang kami selesaikan hari ini adalah kebutuhan dasar masyarakat dan itu layanan wajib yang harus dilaksanakan oleh pemerintah," kata Dedi, Sabtu (10/1/2026).

1. Klaim fokus pembangunan ke sektor dasar masyarakat

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dia menekankan, pembangunan sekolah merupakan kewajiban pemerintah daerah. Akses pendidikan harus dipastikan hingga tingkat SMA dan SMK agar tidak terus memicu persoalan saat penerimaan siswa baru.

"Kalau pemerintah provinsi tidak bangun sekolah, nanti teriak-teriak ketika penerimaan siswa baru karena ruang kelasnya tidak cukup," ucap Dedi.

Dedi juga menyoroti penguatan layanan kesehatan sebagai kebutuhan mendesak. Menurutnya, puskesmas dengan rumah sakit harus terkoneksi untuk memudahkan pelaksanaan layanan.

"Kemudian kalau ada ratusan ribu rakyat Jawa Barat yang tidak punya jaringan listrik karena kemiskinan, lantas kita membiarkan Indonesia merdeka 80 tahun warganya tidak punya listrik. Itu kan pemerintah yang abai dan kami ingin menyelesaikannya," tuturnya.

2. Anggaran banyak untuk jalan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Lebih lanjut, Dedi menyampaikan, pembangunan irigasi, normalisasi sungai, serta perbaikan jalan juga ditegaskan sebagai kebutuhan dasar. Infrastruktur harus dibangun secara menyeluruh dan berkualitas.

"Kalau kami membangun jaringan jalan yang baik, tidak tambal-tambalan, tapi langsung diperbagus, dibeton, dilengkapi oleh penerangan jalan umum, membuat drainase, itu adalah kebutuhan dasar," kata Dedi.

3. Kebutuhan dasar masyarakat lebih penting agar ada keadilan

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Dedi pun mengajak masyarakat untuk menjaga hasil pembangunan dan mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga Jawa Barat. Apalagi, postur APBD Jabar sudah jelas berpihak kepada pembangunan jalan dan beberapa persoalan mendasar untuk masyarakat.

"Pemimpin adalah menyelesaikan seluruh problem masyarakat agar minimal kebutuhan dasarnya terselesaikan," kata dia.

Editorial Team