Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Dedi Mulyadi Tata Kota Bandung, Farhan Bilang Sudah Koordinasi
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan penertiban bangunan liar oleh Gubernur Jabar Dedi Mulyadi sudah melalui koordinasi dan kesepakatan bersama antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat.
  • Penertiban difokuskan pada area milik pemerintah provinsi seperti Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Taman Eyckman, dengan tujuan memperindah kota serta mengedukasi warga agar membongkar bangunan liar secara sukarela.
  • Pemkot Bandung juga menata kawasan Cicadas untuk proyek BRT Bandung Raya, menawarkan relokasi pedagang ke Bandung Trade Mall, serta merencanakan penertiban lanjutan di Sukajadi dan Astana Anyar.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
sebulan yang lalu

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berkoordinasi mengenai rencana penertiban bangunan liar di Kota Bandung.

14 Mei 2026

Farhan menjelaskan bahwa pembongkaran bangunan liar di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Taman Eyckman sudah sesuai hasil koordinasi dengan Gubernur Dedi Mulyadi.

kini

Penertiban kios di kawasan Cicadas masih berlangsung seiring pembangunan jalur BRT Bandung Raya, sementara Pemkot Bandung menyiapkan relokasi pedagang ke BTM dan merencanakan penataan di wilayah Sukajadi serta Astana Anyar.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan penataan dan pembongkaran bangunan liar di beberapa titik Kota Bandung, termasuk Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan Taman Eyckman, sebagai bagian dari program penertiban kota.
  • Who?
    Kegiatan ini melibatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, dengan dukungan aparat Pemkot Bandung serta Satpol PP dalam pelaksanaan di lapangan.
  • Where?
    Penertiban dilakukan di wilayah Kota Bandung, mencakup area Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat, Taman Eyckman Sukajadi, serta kawasan Cicadas yang sedang disiapkan untuk proyek BRT Bandung Raya.
  • When?
    Kegiatan pembongkaran berlangsung sejak kesepakatan antara Pemprov Jabar dan Pemkot Bandung sebulan sebelumnya, dengan pernyataan resmi disampaikan pada Kamis, 14 Mei 2026.
  • Why?
    Tindakan ini bertujuan memperindah wajah Kota Bandung, menata kembali aset milik pemerintah provinsi, serta mendukung pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT) yang tengah dikerjakan.
  • How?
    Pemprov Jabar membongkar bangunan liar setelah koordinasi dengan Pemkot Bandung. Para pedagang diarahkan untuk relokasi ke pasar seperti Bandung Trade Mall dengan sistem sewa yang ditawarkan pemerintah kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Dedi jadi Gubernur Jawa Barat dan dia bongkar bangunan liar di Bandung. Pak Farhan yang Wali Kota bilang tidak apa-apa karena sudah janji bareng mau rapikan kota. Mereka mau bikin Bandung lebih rapi dan cantik. Sekarang banyak kios dibongkar, ada juga pedagang disuruh pindah ke tempat lain supaya jalan bisa buat bus baru.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Koordinasi erat antara Pemkot Bandung dan Pemprov Jawa Barat menunjukkan semangat kolaboratif dalam menata kota secara tertib dan terencana. Langkah penertiban bangunan liar tidak hanya memperindah wajah Bandung, tetapi juga disertai pendekatan edukatif kepada warga serta upaya menyediakan alternatif lokasi usaha bagi para pedagang agar proses berjalan lebih manusiawi dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan merasa tidak keberangkatan dengan langkah Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang melakukan banyak pembongkaran di wilayahnya. Dia memastikan, hal itu memang sempat dikoordinasikan terlebih dahulu.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan penertiban bangunan liar di beberapa titik Kota Bandung, seperti di sekitar Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (Monju), dan terbaru di Taman Eyckman, Sukajadi.

"Itu sudah kesepakatan dengan Pak Gubernur sejak sebulan yang lalu, Pak Gubernur sudah meminta kami untuk menyampaikan bangunan wilayah dengan bangunan liar yang mana saja yang beliau akan bantu untuk dibongkar," kata Farhan, Kamis (14/5/2026).

1. Farhan sebut sudah ada kesepakatan dengan Pemprov Jabar

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Istimewa

Dalam koordinasi tersebut, Farhan menyampaikan, Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar bersepakat penataan dan penertiban dilakukan di beberapa gedung-gedung milik pemerintah provinsi, termasuk salah satunya yaitu Monju yang beberapa waktu kemarin turut ditata dengan membongkar kios-kios PKL.

"Jadi akhirnya kami sepakat bahwa yang akan dibongkar adalah bangunan liar yang berada di seputaran kantor milik pemerintah provinsi dulu Itu yang pertama gitu, ini yang memang sudah dilakukan," katanya.

Farhan merasa, langkah ini juga merupakan kepedulian dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperindah wajah Ibu Kota. Sementara, Pemkot Bandung terus melakukan edukasi para PKL agar tidak berjualan di tempat yang sudah dilarang.

"Saya berterima kasih sekali atas kepedulian dan bantuan dari pemerintah Provinsi Jabar dalam melakukan penertiban ini. Pada saat bersamaan, kami juga melakukan edukasi kepada para warga yang masih punya bangunan liar agar secara sukarela melakukan pembongkarannya sendiri," tuturnya.

2. Farhan mengakui jika membongkar kios ilegal tidak mudah

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. Dok Diskominfo

Disinggung mengenai permintaan Dedi Mulyadi agar Pemkot Bandung membereskan kios-kios di Jalan Cicadas, Farhan mengatakan, penertiban di kawasan tersebut saat ini masih berjalan, karena hal ini berkaitan dengan pembangunan jalur untuk Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Farhan berterus terang, penertiban di kawasan Cicadas ini tidak mudah, karena dulunya kios itu dibangun oleh Pemkot Bandung pada saat kepemimpinan Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil.

"Iya kan sedang dibereskan oleh kami. Karena gini, kami kan sedang membangun BRT, tapi kan dari awal sudah ada penolakan, maka kita ngobrol dulu yuk, kenapa memang agak sulit itu yang membangunnya dulu adalah pemerintah kota," kata dia.

3. Ada beberapa kawasan lainnya yang akan dibongkar Pemkot Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno

Meski begitu, Farhan memastikan, sudah ada beberapa lokasi pedagang yang dibongkar oleh Pemkot Bandung, dan nantinya akan terus berlanjut menyesuaikan dengan proyek BRT yang kini masih berjalan.

"Jadi ya kami juga harus bongkar, kami bongkar satu-satu, saya sudah berpesan juga kepada para camat, lurah di kewilayahan, Satpol PP. Untuk melakukan pembinaan dan pembongkaran, sedangkan pembinaan usahanya nanti oleh dinas KUKM," kata dia.

Pemkot Bandung menawarkan agar para pedagang di Cicadas ini pindah ke pusat perbelanjaan Bandung Trade Mall (BTM). Namun, ada biaya sewa tidak bisa gratis.

"Kalau relokasi kan kami tawarkan untuk menyewa di pasar, kan ada beberapa titik pasar di sana, terutama BTM. BTM itu masih kosong, masih bisa dimanfaatkan," ucapnya.

Lebih lanjut, Farhan mengatakan, ada beberapa tempat PKL lainnya yang akan turut ditertibkan dalam beberapa waktu ke depan. Seperti di dekat dengan pusat perkotaan, area Sukajadi.

"Sukajadi, itu perlu ditertibkan juga Kemudian Astana Anyar. Astana Anyar kan sudah kami bereskan mulai dari Jalan Inggit Garnasih dulu. Jalan Inggit Garnasih sudah bersih maka kami akan bicara nanti dengan para pedagang yang ada di Astana Anyar, Panjunan sampai Pajagalan," katanya.

Editorial Team