Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi angkat bicara mengenai anggaran beasiswa bagi murid dari keluarga miskin yang tidak teranggarkan dalam APBD murni 2026. Anggaran itu dipastikan tetap ada namun kini menunggu pendataan para penerima terlebih dahulu.
Dedi mengatakan, belum munculnya anggaran tersebut bukan berarti bantuan pendidikan dihapus, melainkan masih belum ada data para penerimanya karena para murid baru yang akan mendapatkan bantuan tersebut kini masih belum masuk SMA atau SMK swasta.
"Kan mulai belajarnya itu kan nanti bulan Juni, kan kita ini hari ini belum bisa mendapat update data. Berapa yang kelas 1 yang tidak mampu yang di sekolah swasta tahun ajaran 2026–2027," kata Dedi, Rabu (4/2/2025).
