Jemuran Genteng (inin nastain/IDN Times)
Bupati Majalengka Eman Suherman menyatakan, pidato Prabowo sejalan dengan visi Majalengka Langkung SAE. Menurutnya, penggunaan genteng lokal bukan hanya soal bangunan, tapi juga ekonomi kerakyatan.
“Pembangunan tidak hanya mengejar fisik, tapi juga memberi manfaat ekonomi bagi pelaku usaha dan perajin lokal,” ujar Eman.
Pemkab Majalengka, kata dia, akan mendorong penggunaan atap genteng pada gedung pemerintahan, sekolah, hingga infrastruktur publik lainnya.
“Ini bentuk keberpihakan pada produk lokal. Selain ramah lingkungan, genteng juga membuka lapangan kerja,” jelasnya.
Bagi Syamsul, genteng adalah lebih dari sekadar atap. Ia melihatnya sebagai kerajinan tangan yang memuat seni dan budaya Jatiwangi. Namun, harapan besarnya tetap satu: kebijakan yang benar-benar dijalankan.
“Bagus kalau didukung. Ini kerajinan tangan, seni dan budaya juga. Semoga bukan cuma wacana, tapi bisa terealisasi,” kata Syamsul.
Di Pabrik Jebor, cetakan genteng terus bekerja. Para perajin siap produksi. Kini, mereka menunggu satu hal lain bergerak: instruksi nyata dari pemerintah.