Kabupaten Sukabumi, IDN Times – Kasus dugaan keracunan makanan akibat konsumsi tahu berjamur dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sukabumi terus menjadi perhatian. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi menyatakan saat ini fokus utama adalah penanganan medis korban, bukan penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
Berdasarkan data terbaru, jumlah warga yang mengalami gejala keracunan mencapai 22 orang. Dari jumlah tersebut, enam orang dirujuk ke RSUD Palabuhanratu, satu orang masih dalam observasi di puskesmas, dan 15 orang lainnya telah diperbolehkan pulang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengatakan penanganan korban dilakukan secara bertahap melalui fasilitas kesehatan terdekat, dimulai dari puskesmas hingga rumah sakit rujukan.
