Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Ekstrem Picu Pohon Tumbang di Rahong Pangalengan
Dok IDN Times
  • PT Palawi Risorsis menjelaskan insiden pohon tumbang di Rahong Pangalengan terjadi akibat cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan petir yang melanda wilayah Bandung Raya.
  • Tiga pohon tumbang menimpa lima kendaraan di area parkir Tapak Tiara dan Jalan Raya Pangalengan–Ciwidey, menyebabkan satu orang luka ringan sebelum jalur berhasil dibuka kembali.
  • Palawi membantah tudingan kelalaian dengan menegaskan telah melakukan pemantauan rutin, membentuk satgas lapangan, serta berkomitmen memperkuat mitigasi demi keamanan dan kenyamanan wisatawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - PT Perhutani Alam Wisata (Palawi) Risorsis buka suara terkait insiden pohon tumbang di kawasan wisata Rahong Grup, Pangalengan, Sabtu (28/3/2026). Peristiwa tersebut disebut terjadi akibat cuaca ekstrem dan bukan karena kelalaian pengelola.

1. Palawi sebut insiden murni akibat cuaca ekstrem

Ilustrasi cuaca ekstrem. (IDN Times/Mardya Shakti)

General Manager Area Bisnis Wisata Wilayah Barat Palawi Risorsis, Yuyu Rahayu, mengatakan kejadian dipicu hujan deras yang disertai angin kencang dan petir secara tiba-tiba sekitar pukul 13.45 WIB.

“Ini murni faktor alam. Intensitas hujan sangat tinggi, disertai angin kencang dan petir dalam waktu bersamaan. Kondisi ini tidak bisa diprediksi dan berada di luar kendali kami,” ujarnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan, cuaca ekstrem saat itu tidak hanya terjadi di kawasan Rahong, tetapi juga melanda hampir seluruh wilayah Bandung Raya.

2. Tiga pohon tumbang, timpa lima kendaraan

Ilustrasi pohon tumbang (Dok. Pemkot Tangerang)

Dalam insiden tersebut, tiga pohon tumbang di area parkir Tapak Tiara dan Jalan Raya Pangalengan–Ciwidey. Salah satu pohon dilaporkan menimpa lima kendaraan, terdiri dari empat mobil pengunjung dan satu mobil operasional Landy.

Akibat kejadian itu, satu orang mengalami luka ringan, yakni sopir Landy asal Kampung Waspada, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan.

Yuyu memastikan, proses evakuasi langsung dilakukan bersama aparat setempat. Jalur yang sempat tertutup pun berhasil dibuka kembali dalam waktu singkat sehingga aktivitas wisata kembali normal.

3. Bantah isu kelalaian, Palawi klaim sudah lakukan mitigasi

Dok. IDN Times

Palawi membantah adanya kelalaian dalam pengelolaan kawasan wisata. Yuyu menegaskan, pihaknya telah menjalankan prosedur standar, termasuk pemantauan kondisi pohon secara berkala dan pembentukan satuan tugas di lapangan.

Selain itu, pengunjung juga rutin diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca, terutama di kawasan wisata alam.

Palawi juga meluruskan informasi terkait jumlah kendaraan terdampak. Menurut Yuyu, hanya satu kendaraan yang mengalami kerusakan cukup serius, sementara lainnya hanya terkena ranting kecil.

Terkait keluhan pengunjung, Palawi bersama Polsek Pangalengan telah memfasilitasi mediasi. Ke depan, pengelola memastikan akan melakukan evaluasi dan memperkuat sistem mitigasi demi meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Editorial Team