Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    Cuaca Bandung Panas! Coba 5 Hal Ini Biar Terhindar dari Dehidrasi
    suhu panas (freepik.com/freepik)
    • BMKG mencatat suhu tertinggi Bandung Raya selama Oktober 2026 mencapai 35 derajat Celsius, meningkatkan risiko kehilangan cairan bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

    • Dehidrasi dapat ditandai rasa haus, mulut kering, lemas, pusing, sakit kepala, dan urine lebih gelap; minumlah rutin sebelum maupun setelah aktivitas tanpa menunggu haus.

    • Kebutuhan cairan dapat dibantu buah dan sayur berair, sementara minuman manis sebaiknya dibatasi; kurangi paparan matahari, gunakan pakaian menyerap keringat, dan cari tempat teduh.

    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    Bandung lagi panas sekali, sampai 35 derajat. Kalau bermain atau bekerja di luar, badan bisa kekurangan air karena banyak keringat. Kita harus sering minum air, jangan tunggu haus. Kita juga bisa makan semangka atau mentimun. Jangan terlalu lama di bawah matahari. Kalau pusing, lemas, atau mulut kering, cari teduh dan minum.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
    Di tengah cuaca panas Bandung, perhatian pada hidrasi membuka ruang bagi kebiasaan sederhana yang lebih sadar terhadap kebutuhan tubuh. Membawa botol minum, memilih buah dan sayuran kaya air, serta mengatur paparan matahari dapat membantu aktivitas luar ruangan tetap dijalani dengan lebih nyaman sambil memperhatikan tanda-tanda kekurangan cairan.
    This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

    Bandung, IDN Times - Cuaca di Kota Bandung dan sekitarnya sekarang masih terasa panas. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahkan sempat mencatat suhu udara tertinggi selama Oktober 2026 di wilayah Bandung Raya mencapai 35 derajat Celsius. Suhu ini menjelaskan kondisi terik yang terjadi di wilayah Bandung Raya beberapa hari ini.

    Buat kalian yang banyak beraktivitas di luar ruangan, tubuh akan lebih cepat kehilangan cairan, terutama ketika banyak berkeringat. Persoalannya, dehidrasi sering kali tidak langsung terasa. Rasa haus, mulut kering, tubuh lemas hingga urine yang berwarna lebih pekat bisa menjadi tanda tubuh mulai kekurangan cairan.

    Buat kalian yang tetap harus beraktivitas di tengah cuaca panas, menjaga asupan cairan menjadi hal sederhana yang jangan sampai dilewatkan. Berikut lima cara yang bisa dilakukan agar tubuh tetap terhidrasi.

    1. Jangan tunggu haus untuk minum

    Membiasakan minum air putih (unsplash.com/Lia Bekyan)

    Rasa haus sebenarnya sudah menjadi sinyal dari tubuh bahwa cairan mulai berkurang. Karena itu, jangan membiasakan diri baru minum ketika tenggorokan terasa kering.

    Cobalah minum air secara berkala sepanjang hari, terutama sebelum dan setelah beraktivitas di luar ruangan. Membawa botol minum sendiri juga bisa membuat kebiasaan ini lebih mudah dilakukan.

    2. Perbanyak minum saat banyak berkeringat

    ilustrasi pria kepanasan dan berkeringat saat beraktivitas yang membutuhkan perlindungan antiperspiran (pexels.com/Katya Wolf)

    Berada di bawah terik matahari, berjalan kaki atau melakukan aktivitas fisik membuat tubuh mengeluarkan lebih banyak cairan melalui keringat. Dalam kondisi seperti ini, kebutuhan cairan tubuh bisa meningkat. Pastikan kalian lebih sering minum, terutama setelah melakukan aktivitas yang membuat tubuh berkeringat cukup banyak.

    Kalau harus beraktivitas di luar dalam waktu lama, jangan lupa membawa air minum agar tidak bergantung pada rasa haus sebagai pengingat.

    3. Pilih makanan yang mengandung banyak air

    ilustrasi asinan kulit semangka (unsplash.com/Nico Wijaya)

    Menjaga tubuh tetap terhidrasi tidak selalu harus dilakukan dengan minum air putih. Beberapa jenis buah dan sayuran juga memiliki kandungan air yang cukup tinggi.

    Semangka, melon, jeruk, stroberi hingga mentimun bisa menjadi pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan cairan sekaligus memberikan asupan nutrisi. Cara ini juga bisa menjadi alternatif buat kalian yang bosan terus-menerus minum air putih.

    4. Kurangi minuman yang terlalu manis

    ilustrasi es teh manis (magnific.com/lifeforstock)

    Cuaca panas memang sering membuat kita ingin membeli minuman dingin, mulai dari minuman bersoda hingga berbagai minuman kekinian.

    Sesekali tentu boleh, tetapi jangan sampai minuman manis menggantikan air putih sebagai sumber utama cairan. Terlalu banyak minuman dengan kandungan gula tinggi juga berarti tubuh mendapat asupan gula tambahan yang tidak diperlukan.

    Kalau sedang benar-benar haus setelah beraktivitas di bawah matahari, air putih tetap menjadi pilihan paling sederhana.

    5. Batasi aktivitas di bawah matahari terlalu lama

    Suhu udara cukup terik yang terjadi di Kota Mataram, Senin (19/10/2026).

    Menjaga hidrasi bukan hanya soal seberapa banyak kalian minum. Mengurangi paparan panas juga penting agar tubuh tidak kehilangan cairan secara berlebihan.

    Jika memungkinkan, hindari aktivitas di luar ruangan ketika matahari sedang terik. Gunakan pakaian yang nyaman dan menyerap keringat, serta cari tempat teduh jika harus berada di luar dalam waktu lama.

    Jangan abaikan pula tanda-tanda tubuh mulai mengalami dehidrasi seperti pusing, lemas, sakit kepala, mulut kering atau urine yang lebih gelap dari biasanya.

    Mulai dari membawa botol air, rutin minum, hingga lebih memperhatikan kondisi tubuh bisa menjadi kebiasaan kecil yang berdampak besar pada aktivitas sehari-hari.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article