Bandung, IDN Times - Kampus Institut Teknologi Bandung tengah menjadi sorotan terkait persyaratan seleksi mandiri (SM) ITB. Nominal uang yang disebutkan sebesar Rp100 juta sebagai persyaratan tersebut dianggap memberatkan para calon mahasiswa.
Terkait hal ini, Direktur Pendidikan ITB, Dr.Techn. Ir. Arief Hariyanto menjelaskan bahwa seleksi mandiri adalah program seleksi penerimaan mahasiswa baru non-subsidi. Jumlah mahasiswa yang akan diterima melalui seleksi mandiri adalah 30 persen dari total mahasiswa baru S1 ITB. 70 persen mahasiswa baru S1 ITB akan diterima melalui program penerimaan SNMPTN dan SBMPTN
"Program seleksi mandiri merupakan Program Pendidikan Non Subsidi yang bertujuan untuk memberikan subsidi silang kepada mahasiswa lain yang tidak mampu membayar UKT (uang kuliah tunggal) penuh," kata dia melalui siaran pers, Selasa (21/7/2020).
