Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bus Pemain Muda Persib Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Dipukuli
Bus Pemain Muda Persib Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Dipukuli. IDN Times/Istimewa
  • Bus rombongan pemain muda Persib diserang di Rest Area Batang KM 360 usai laga EPA di Solo; lemparan batu memecahkan kaca bus.
  • Media officer Pandu Persada mengalami pemukulan hingga wajahnya berdarah dan sempat tertinggal, sementara pemain Ridwan berhasil keluar lokasi dengan tumpangan.
  • Bus mengalami kerusakan dan sejumlah koper dilaporkan dijarah; Persib berkoordinasi dengan polisi untuk evakuasi, pendataan kerugian, serta penyelidikan pelaku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bus pemain muda Persib dilempari batu di tempat istirahat Batang setelah mereka main bola di Solo. Kaca bus pecah dan beberapa koper diambil. Pandu dipukul sampai wajahnya berdarah. Ridwan bisa pergi dengan selamat. Sekarang Persib bekerja sama dengan polisi untuk menolong Pandu dan mencari orang yang melakukan ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang mengkhawatirkan, Ridwan berhasil meninggalkan lokasi dengan selamat berkat bantuan orang tua salah satu pemain. Manajemen Persib juga menunjukkan respons terarah dengan memprioritaskan keselamatan Pandu, memantau kondisi seluruh personel, serta berkoordinasi intensif dengan kepolisian untuk pengamanan, evakuasi, dan penelusuran insiden.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Bus yang membawa rombongan pemain muda Persib Bandung diserang sekelompok orang di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 21.30 WIB. Insiden ini terjadi setelah rombongan menyelesaikan pertandingan Elite Pro Academy (EPA) di Solo.

Dari video yang dilihat IDN Times, bus tersebut dilempari batu berukuran besar. Kaca bus di beberapa titik pun pecah akibat lemparan batu tersebut.

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, seorang media officer Persib bernama Pandu Persada dilaporkan mengalami pemukulan hingga mengalami luka berdarah di bagian wajah. Selain itu, seorang pemain muda Persib bernama Ridwan juga dilaporkan mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari sekelompok orang tersebut.

Berdasarkan keterangan awal yang diterima manajemen Persib, kelompok yang melakukan penyerangan diduga merupakan bagian dari rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.

1. Bus mengalami kerusakan, sejumlah koper dilaporkan dijarah

Bus Pemain Muda Persib Diserang di Rest Area Batang, Ofisial Dipukuli. IDN Times/Istimewa

Manajemen Persib menyebut bus yang membawa rombongan pemain muda EPA mengalami kerusakan akibat penyerangan tersebut. Sejumlah koper milik ofisial dan tim EPA Persib U-18 juga dilaporkan dijarah.

Insiden bermula ketika Pandu dan Ridwan berada di area toilet rest area. Saat berupaya kembali menuju bus, keduanya terpisah dari rombongan karena situasi di lokasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang.

Bus rombongan EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu. Pandu dan Ridwan pun tertinggal di lokasi kejadian. Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik dari sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, dia berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di sebuah tempat tambal ban di area rest area.

Manajemen Persib masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait kerusakan kendaraan, barang-barang yang hilang, serta total kerugian akibat insiden tersebut.

2. Ridwan berhasil meninggalkan lokasi, Pandu masih dalam penanganan

(Ilustrasi pemukulan) IDN Times/istimewa

Setelah terpisah dari rombongan, Ridwan dilaporkan berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan selamat. Dia mendapat tumpangan menggunakan mobil milik orang tua salah satu pemain. Kenek bus rombongan EPA juga berada di kendaraan tersebut.

Sementara itu, Pandu sempat tertinggal di Rest Area Batang KM 360 setelah mengalami kekerasan fisik. Manajemen Persib menyatakan masih berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan evakuasinya.

"Hingga laporan ini disusun, Persib masih melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian di wilayah Batang, Jawa Tengah, untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan pengamanan serta evakuasi Pandu dari lokasi kejadian," ungkap manajemen Persib dalam keterangannya.

Manajemen memprioritaskan keselamatan Pandu, termasuk memastikan kondisi fisiknya dan membantu agar dia dapat meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan.

Persib juga terus memantau kondisi personel yang terlibat dalam insiden tersebut. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi Pandu dan penanganan korban masih diperlukan.

3. Persib koordinasi dengan polisi untuk menindaklanjuti insiden

instagram Persib Bandung

Selain memastikan keselamatan personel, manajemen Persib menyiapkan langkah lanjutan untuk menelusuri kejadian tersebut. Langkah yang dilakukan meliputi pengumpulan keterangan dari korban dan saksi, dokumentasi kerusakan bus, serta pendataan barang-barang milik ofisial dan pemain yang dilaporkan hilang.

Manajemen juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menindaklanjuti dugaan kekerasan fisik, perusakan kendaraan, dan penjarahan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hingga informasi tersebut disampaikan, identitas para pelaku dan motif penyerangan belum dipastikan. Dugaan keterlibatan rombongan suporter Persija Jakarta masih berdasarkan informasi awal yang diterima manajemen Persib.

Persib masih menunggu perkembangan penanganan dari pihak berwenang untuk memastikan kronologi kejadian serta mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article