Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Bojan Hodak Tetap Santai Meski Poin Persib Disamai Borneo: Ini Menarik
Pelatih Persib Bojan Hodak, Dok Persib
  • Borneo FC menyamai poin Persib Bandung dengan 66 angka, namun Persib tetap di puncak klasemen berkat keunggulan head to head dan masih punya lima laga tersisa.
  • Bojan Hodak menegaskan mental dan fokus pemain Persib tetap stabil meski sempat kesulitan mencetak gol, serta menargetkan kemenangan di setiap pertandingan berikutnya.
  • Kondisi fisik skuad Persib dinilai prima tanpa cedera serius, sementara Bojan menganggap pemberian bonus sebagai bentuk apresiasi wajar bagi pemain profesional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Borneo FC berhasil menyamai perolehan poin Persib Bandung usai menang atas Semen Padang dengan skor 3-0. Kedua tim sekarang memiliki poin sama yaitu 66. Bahkan raihan gol Borneo sekarang mencapai 33, lebih satu dibandingkan Persib dengan 32.

Pelatih Persib Bojan Hodak menyebut bahwa kondisi ini tidak membuat tim cemas. Sebab, Persib sekarang masih berada di posisi pertama setelah sukses dalam urusan head to head. Pada leg pertama Persib menang 3-1 dari Borneo, sedangkan di Samarinda kedua tim meraih imbang, 2-2.

"Poin kami sama dengan Borneo, masih tersisa lima pertandingan lagi. Mereka punya beberapa laga sulit, kami juga punya beberapa laga sulit, jadi bagi liga, bagi sepakbola di Indonesia, ini menarik," kata Bojan usai latihan di Stadion GBLA, Minggu (26/4/2026).

1. Mental pemain bagus

Pertandingan Dewa United melawan Persib di Banten Internasional Stadium, Senin (20/4/2026) malam,yang berakhir imbang 2-2. Dok Persib

Bojan pun memastikan kondisi mental para pemainnya tetap stabil meski tim sempat kesulitan mengonversi peluang menjadi gol dalam beberapa laga terakhir. Ia menegaskan, situasi di ruang ganti masih kondusif dan para pemain memahami apa yang perlu diperbaiki ke depan.

Menurut Bojan, aspek mental justru menjadi kunci utama yang terus dijaga tim saat ini. Meski hasil di lapangan belum sepenuhnya memuaskan, para pemain tetap percaya diri karena secara performa permainan dinilai sudah berada di jalur yang benar.

“Semua oke. Tidak ada masalah. Kami masih nomor satu. Hanya saja, kami sedikit mempersulit diri sendiri,” ujar Bojan.

Ia menambahkan, para pemain sudah menyadari pentingnya menjaga fokus menghadapi pertandingan berikutnya. Target tim jelas, yakni meraih kemenangan di setiap laga demi mempertahankan posisi di puncak klasemen.

“Anak-anak tahu mereka harus fokus sekarang untuk pertandingan berikutnya dan mencoba menang di setiap laga,” katanya.

2. Kondisi fisik masih prima

Latihan Persib Bandung. Dok Persib

Setelah memastikan kondisi mental tim tetap terjaga, Bojan juga memaparkan situasi fisik pemain yang dinilai tidak mengalami kendala berarti. Usai mendapatkan waktu libur, tim kini mulai menjalani sesi pemulihan dengan pembagian program latihan.

Pemain yang tampil sebagai starter menjalani recovery, sementara pemain yang tidak bermain mendapat porsi latihan tambahan. Secara keseluruhan, ia menilai kondisi fisik, taktik, hingga intensitas permainan tim sudah cukup baik.

"Semua aspek lain sudah oke, fisik kami bagus, cara berlari dan taktik juga bagus,” jelasnya.

Sementara itu, terkait kondisi pemain Eliano Reijnders, Bojan memastikan tidak ada cedera serius. Eliano hanya mengalami benturan ringan dan saat ini sedang menjalani pemulihan bersama tim fisioterapi.

“Tidak ada yang serius. Mungkin satu-dua hari dia sudah kembali,” ucapnya.

3. Jika ada bonus dalam setiap laga itu bagus

Persib Bandung menang dalam laga pekan 23 Super League 2025/26 melawan Madura United dengan skor 5-0. Dok Persib

Disinggung soal bonus untuk pemain, Bojan menilai hal tersebut sebagai bagian dari sepak bola profesional. Ia menyebut para pemain memang layak mendapatkan apresiasi, terlebih dengan posisi tim yang masih berada di puncak klasemen.

“Bagus jika mendapatkan bonus. Pemain layak mendapatkannya. Anda bermain untuk bonus, begitulah sepak bola profesional,” kata dia.

.

Editorial Team