Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
BKD Jabar Soroti Banyak ASN Lupa Isi Presensi saat WFA Lebaran 2026
Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • BKD Jawa Barat menemukan ribuan ASN lupa isi presensi saat WFA pasca Lebaran 2026, meski kinerja tetap dimonitor sejak pagi oleh pimpinan perangkat daerah.
  • Dari total 48.363 ASN, sekitar 1.678 belum absen pagi hari, sebagian besar karena lupa terutama dari Dinas Pendidikan yang mengira libur sekolah berarti tidak perlu presensi.
  • BKD menegaskan penelusuran langsung dilakukan dan pegawai diingatkan untuk segera absen, sementara unit layanan publik seperti puskesmas dan Samsat tetap bekerja normal tanpa WFA.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
26 Maret 2026

BKD Jawa Barat memantau kehadiran ASN pada hari pertama penerapan WFA pasca libur Lebaran 2026. Pada pukul 07.30 WIB, tercatat 1,07 persen ASN cuti dan 1.678 pegawai belum melakukan absensi.

26 Maret 2026

BKD menelusuri penyebab keterlambatan presensi dan menemukan sebagian besar pegawai lupa absensi, terutama dari Dinas Pendidikan. Pegawai kemudian diingatkan dan sebagian besar telah mengisi presensi sebelum siang hari.

kini

BKD memastikan pengawasan terhadap pelaksanaan WFA tetap berjalan dan unit pelayanan publik seperti Samsat, puskesmas, serta rumah sakit tetap beroperasi normal tanpa WFA.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat menyoroti banyaknya ASN yang lupa mengisi presensi saat penerapan Work From Anywhere (WFA) setelah libur Lebaran 2026.
  • Who?
    Kepala BKD Jawa Barat, Dedi Supandi, bersama jajaran perangkat daerah dan para ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
  • Where?
    Kegiatan pemantauan dilakukan di seluruh perangkat daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat, dengan pusat koordinasi di Bandung.
  • When?
    Peristiwa terjadi pada hari pertama penerapan WFA pasca libur Lebaran, Kamis, 26 Maret 2026, sejak pagi hingga siang hari.
  • Why?
    Banyak ASN lupa melakukan absensi karena mengira sekolah dan beberapa unit kerja masih libur, terutama dari Dinas Pendidikan.
  • How?
    BKD melakukan monitoring kehadiran melalui sistem presensi daring dan segera mengingatkan pegawai yang belum absen agar melengkapi data kehadiran sebelum siang hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak pegawai di Jawa Barat lupa isi absen waktu kerja dari mana saja setelah libur Lebaran. Pak Dedi dari BKD bilang mereka langsung cek siapa yang belum absen. Katanya banyak yang cuma lupa, bukan malas kerja. Pegawai lalu diingatkan dan akhirnya isi absen juga. Yang kerja layani orang tetap masuk kantor seperti biasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah cepat BKD Jawa Barat dalam memantau dan menindaklanjuti presensi ASN saat WFA menunjukkan sistem pengawasan yang responsif dan efektif. Meski sempat terjadi kelupaan absensi, koordinasi antarlembaga berjalan baik sehingga mayoritas pegawai segera memperbaiki data kehadiran. Pelayanan publik pun tetap terjaga, mencerminkan komitmen terhadap disiplin dan kinerja pasca-libur panjang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Barat tengah menyoroti banyaknya ASN yang lupa mengisi presensi saat penerapan work from anywhere (WFA) pascalibur Lebaran 2026. Pada hari pertama WFA, tercatat ada ribuan ASN lupa mengisi presensi.

Kepala BKD Jawa Barat, Dedi Supandi mengatakan, sejak pagi kemarin mereka langsung melakukan monitoring kehadiran pegawai di seluruh perangkat daerah untuk memastikan kinerja tetap berjalan.

"Monitoring kami lakukan melalui presensi. Para pimpinan perangkat daerah juga memastikan pegawai tetap melaksanakan kinerja dan pelayanan selama WFA," ujar Dedi, Kamis (26/3/2026).

1. Mayoritas lupa mengisi presensi

Suasana salat Id 2026 di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Berdasarkan data BKD, di hari pertama kemarin di pukul 07.30 WIB, dari total 48.363 ASN, tercatat 1,07 persen atau 519 pegawai sedang menjalani cuti. Sementara itu, terdapat 1.678 pegawai yang belum melakukan absensi pada pagi hari.

Hanya saja, setelah dilakukan penelusuran, tidak adanya absensi sebagian besar bukan karena pelanggaran disiplin.

"Rata-rata karena lupa absensi, terutama dari Dinas Pendidikan. Mereka mengira karena sekolah libur, sehingga absensi tidak dilakukan," katanya.

2. Pemprov Jabar sudah memberikan peringatan secara bertahap

Gedung Sate

Dedi menegaskan, seluruh perangkat daerah langsung melakukan penelusuran dan mengingatkan pegawai yang belum melakukan presensi. Hasilnya, sebagian besar telah melakukan absensi sebelum siang hari.

"Sudah diingatkan dan secara bertahap mereka memenuhi presensi. Bukan karena tidak bekerja atau alfa," ucapnya.

Dedi memastikan, jika ditemukan indikasi pelanggaran disiplin, BKD tetap akan menindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

3. WFA tidak berbeda jauh dengan WFH

Ilustrasi ASN (Diskominfo Depok/Ilustrasi)

Selain itu, Dedi menyebut unit kerja yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat tetap beroperasi normal dan tidak menerapkan WFA. Seperti Samsat, puskesmas, rumah sakit, layanan kesehatan, di mana tetap masuk dan bekerja sesuai standar.

Dedi menjelaskan, secara pengawasan dan mekanisme kerja, WFA tidak berbeda jauh dengan work from home (WFH). Perbedaannya hanya pada fleksibilitas lokasi kerja.

"Kalau WFA bisa bekerja dari mana saja, sementara WFH dari rumah. Tapi prinsipnya sama, tetap bekerja dan siap dipanggil pimpinan kapan pun dibutuhkan," ucapnya.

Editorial Team