Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana melepas saham kepemilikan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka ke pemerintah pusat. Direktur Utama PT BIJB, Ronald H Sinaga turut angkat bicara mengenai rencana tersebut.
Ronal menjelaskan, rencana pelepasan saham sepenuhnya menjadi kewenangan pemegang saham, dalam hal ini Pemprov Jabar. Dari sisi manajemen, BIJB siap mengikuti keputusan tersebut.
"Kalau kami siap saja, kalau pusat mau mengelola mengambil alih mangga silakan, bagus. Bagi kami gak masalah siapa pemegang sahamnya karena kami kan manajemen yang mengelola bandara," ujar Ronald saat diwawancarai, Rabu (14/1/2026).
Diketahui, Pemprov Jabar tercatat sebagai pemegang saham mayoritas BIJB dengan komposisi mencapai 78,52 persen. Sementara sisanya, sebesar 21,48 persen, dimiliki oleh PT Angkasa Pura, PT Jasa Sarana, dan KKPS.
