Struktur tanah yang labil dan cuaca ekstrem akibatkan longsor. BPBD Kota Bogor
Dedi menegaskan, pemulihan tata ruang menjadi kunci untuk melindungi kawasan aglomerasi yang lebih luas, termasuk Jakarta, dari ancaman banjir berulang.
Dengan begitu, Dedi mengajak seluruh pihak untuk menghentikan eksploitasi ruang yang mengabaikan aspek keselamatan dan kelestarian lingkungan.
"Kalau ingin Bogor, Bekasi, Karawang sampai Jakarta terbebas dari bencana, mari kita jaga Bogor agar tidak hanya menjadi pusat eksploitasi, tetapi tetap mempertahankan keasrian alamnya," jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengungkapkan bahwa laporan bencana terus bertambah secara signifikan sejak siang hari seiring dengan tingginya intensitas curah hujan.
"Laporan yang masuk ke kami terus berkembang. Hingga pembaruan terakhir, tercatat ada 26 kejadian bencana. Tim di lapangan sudah berhasil menyelesaikan penanganan di 18 titik, sementara sisanya masih dalam proses dan pemantauan," ujar Dimas Tiko, Senin (4/5/2026) malam.
Bencana tanah longsor menjadi kejadian yang paling mendominasi dengan total 14 laporan. Wilayah Bogor Barat dan Bogor Selatan menjadi daerah terdampak paling parah, di antaranya meliputi Kelurahan Bubulak, Pasir Jaya, Ranggamekar, hingga Pasir Kuda. Salah satu titik longsor di Sukasari, Bogor Timur, bahkan dilaporkan sempat menghambat akses dan merusak bangunan warga.
"Dari 14 laporan tanah longsor, sebagian besar sudah berhasil ditangani oleh personel TRC-PB. Namun, ada beberapa titik seperti di Kayumanis dan Pasir Jaya yang masih dalam status pemantauan atau menunggu penanganan lanjutan," jelas Dimas.