Bandung, IDN Times - Pemerintah akan memberikan subsidi pada sektor angkutan umum seiring pengurangan subsidi bahan bakar minyak (BBM). Subsidi tersebut akan diberikan pada pemerintah daerah (Pemda), untuk kemudian dijadikan bantalan bagi masyarakat.
Pengamat transportasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Sony Sulaksono mengatakan, anggaran yang masuk ke pemda untuk subsidi angkutan umum bisa jadi tidak maksimal digunakan. Alasannya, tidak semua pemerintah daerah punya fokus pada perbaikan angkutan umum agar banyak digunakan masyarakat.
"Sekarang kita harus pastikan dulu apakah Pemdanya itu punya konsen pada keberadaan angkutan umum atau tidak. Sekarang, misal di Bandung saja, banyak halte yang sudah dirobohkan. Kemudian koneksi angkutan kota (angkot) ke bus juga kurang mendukung," ujar Sony, ketika dihubungi, Minggu (4/9/2022).
