Bandung Barat, IDN Times - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) secara resmi menutup Operasi SAR bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat, setelah berlangsung selama 22 hari. Penutupan operasi dilakukan melalui apel resmi yang di pimpin oleh SAR Mission Coordinator (SMC), yaitu kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, serta dihadiri unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, serta perwakilan keluarga korban.
Keputusan tersebut diambil setelah seluruh upaya pencarian dan evaluasi teknis dilaksanakan secara maksimal oleh Tim SAR gabungan. Menurutnya Ade, perwakilan Basarnas melalui SMC Bandung menyampaikan bahwa selama 22 hari pelaksanaan operasi, tim berhasil mengevakuasi 101 bodypack, dengan 83 korban telah berhasil diidentifikasi melalui proses Disaster Victim Identification (DVI).
“Seluruh proses pencarian dilakukan dengan mengedepankan profesionalisme, kehati-hatian, dan penghormatan terhadap para korban. Ini adalah operasi kemanusiaan yang kami jalankan sepenuh hati,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
