Inin Nastain IDN Times/ Plt Kalak BPBD Indramayu
Plt Kalak BPBD Indramayu Sutrisno mengatakan, setidaknya ada 123 kepala keluarga (KK) yang terdampak musibah itu. Ia menjelaskan, BPBD sudah melakukan evakuasi terhadap warga terdampak tersebut.
"Ada 123 KK yang terdampak. Kewajiban pertama, masyarakat cepat dievakuasi. Alhamdulillah, pak Kuwu Kertawinangu sudah memberikan tempat kepada kami. Jadi warganya (yang terdampak) warga Eretan Kulon, tapi dievakuasi ke Kertawinangun," kata dia.
Kendati demikian, beberapa warga belum bersedia untuk dievakuasi. Terkait hal itu, Sutrisno menegaskan, tim akan kembali membujuk agar mau dievakuasi.
"Ada beberapa warga yang tidak mau dievakuasi. Insya Allah, kami datang untuk mau didorong ke sini. Apalagi kalau sudah berhadapan dengan resiko bencana tadi. Jangan sampai membiarkan warga dalam kondisi seperti begitu," katanya.
Dari 123 rumah yang terdampak, jelas dia, tujuh rumah di antaranya mengalami kerusakan. Menurut Sutrisno, nantinya pemerintah akan melakukan kajian terkait penanganan untuk rumah yang rusak itu.
"Secara aturan, SOP, kami perhatikan juga. Ini tanggap darurat ya, nanti kami kaji lagi dengan SKPD. Sehingga nanti muncul kajian kebutuhan pascabencana. Tugas pertama kami adalah selamatkan masyarakat dulu," ujar Sutrisno.
Sementara untuk kebutuhan warga yang dievakuasi, pemerintah segera membuat dapur umum. "Mudah-mudahan ini sedikit banyaknya dapat menyelesaikan permasalah di lapangan," tuturnya.