Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260124-WA0053.jpg
Dok IDN Times

Karawang, IDN TimesBanjir kembali merendam sejumlah kawasan perkotaan di Kabupaten Karawang. Genangan air yang muncul saat hujan deras berdurasi panjang membuat aktivitas warga terganggu dan memunculkan keluhan lama soal sistem drainase yang dinilai belum optimal.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Dian Fahrud Jaman, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga, Jumat (23/1/2026). Sejumlah wilayah yang dikunjungi di antaranya Kelurahan Mekarjati, Tanjungmekar, dan Perumahan Pedamka.

1. Drainase disebut jadi biang banjir perkotaan

ilustrasi genangan air di saluran drainase akibat banjir (pixabay.com/manfredrichter)

Dalam dialog langsung dengan warga, Dian menerima banyak keluhan terkait sistem drainase yang dinilai tidak mampu menampung debit air hujan saat intensitas tinggi dan berlangsung lama.

“Keluhan utama warga adalah drainase yang tidak berfungsi optimal. Ketika hujan deras berlangsung lama, air tidak tertampung dan akhirnya menyebar ke permukiman,” kata Dian.

Menurut warga, luapan air terjadi relatif cepat begitu hujan deras mengguyur, membuat genangan sulit surut dan kerap masuk ke rumah-rumah di kawasan perkotaan.

2. Sedimentasi dan Rembesan Sungai Citarum Perparah Kondisi

Dua tangan ekskavator menghujam ke permukaan sedimentasi Sungai Dompo Sayung Kabupaten Demak untuk membuka aliran air sungai sebagai langkah mengatasi banjir besar di Pantura Demak. (IDN Times/Dok Humas Pemprov Jateng)

Selain persoalan drainase, warga juga menyoroti sedimentasi di saluran irigasi yang mempersempit aliran air. Kondisi tersebut diperparah oleh rembesan air dari Sungai Citarum yang ikut menaikkan volume genangan di permukiman.

Masalah berlapis ini dinilai menjadi penyebab banjir terus berulang di wilayah perkotaan Karawang. Warga berharap ada penanganan menyeluruh, bukan hanya solusi sementara setiap kali banjir datang.

Menanggapi hal tersebut, Dian menegaskan perlunya langkah cepat dan terkoordinasi agar persoalan banjir tidak terus berulang dan merugikan masyarakat.

3. DPRD Janji Koordinasi dan Salurkan Bantuan Warga

Dok IDN Times

Dian Fahrud Jaman menyatakan DPRD akan segera berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk Dinas PUPR Kabupaten Karawang dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

“Kami akan berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan, baik terkait drainase, sedimentasi irigasi, maupun rembesan Sungai Citarum,” ujarnya.

Selain peninjauan, Dian juga menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama bagi warga yang aktivitas sehari-harinya terganggu akibat genangan banjir.

Ia berharap, dengan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait, persoalan banjir di wilayah perkotaan Karawang dapat ditangani secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Editorial Team