Majalengka, IDN Times - Perkembangan pariwisata Jawa Barat masih menghadapi tantangan serius dari sisi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman). Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menunjukkan bahwa Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka belum mampu menjadi pintu masuk utama wisman dalam skala besar, meskipun tren pemulihan penerbangan internasional pascapandemi mulai terlihat.
Pada Desember 2025, jumlah wisman yang datang langsung ke Jawa Barat melalui Bandara Kertajati tercatat sebanyak 395 kunjungan. Angka ini memang melonjak 118,23 persen dibandingkan November 2025 yang hanya 181 kunjungan. Namun, secara struktural jumlah tersebut masih relatif kecil untuk ukuran provinsi dengan potensi pariwisata dan ekonomi sebesar Jawa Barat.
Kepala BPS Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menegaskan bahwa lonjakan bulanan tersebut perlu dibaca secara hati-hati. “Kenaikan secara month-to-month menunjukkan adanya perbaikan aktivitas penerbangan internasional, tetapi dari sisi volume, kontribusi wisman melalui Kertajati masih sangat terbatas,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
