Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung dan Kabupaten Bandung masih kelabakan dalam urusan menangani sampah. Meski berbagai program penanggulangan sampah habis dari rumah sudah digencarkan, tapi masih banyak masyarakat yang membuang sampah ke tempat pembuangan sementara (TPS) yang menimbulkan penumpukan.
Di sisi lain, tempat pembuangan akhir (TPA) Sarimukti sudah membatasi tonase sampah yang dibawa dari masing-masing daerah. Sebab, kondisi di TPA tersebut pun sudah memprihatinkan dengan sampah yang menggunung.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkot Bandung dan Pemkab Bandung makin serius dalam membuka TPA Jelekong. Tempat ini disebut bisa menjadi alternatif sementara sebelum dibukanya TPA Legok Nangka di perbatasan Bandung-Garut.
"Pak Gubernur (Dedi Mulyadi) punya ide untuk membuka tidak hanya Legok Nangka dan Sarimukti, tapi juga mendorong agar Jelekong itu bisa dijadikan salah satu alternatif untuk dua daerah, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung," kata Farhan, Senin (30/3/2026).
