Sukabumi, IDN Times – Cuaca ekstrem yang melanda Kota Sukabumi pada beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah bangunan warga mengalami kerusakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi mencatat sedikitnya delapan titik kejadian atap rumah dan bangunan ambruk serta satu peristiwa kebakaran.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin mengatakan, mayoritas kerusakan dipicu oleh angin kencang yang melanda wilayah perkotaan.
“Berdasarkan laporan sementara, terdapat delapan lokasi atap rumah dan bangunan yang rusak akibat cuaca ekstrem serta satu kejadian kebakaran akibat korsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi,” ujar Yoseph, Senin (26/1/2026).
