Bandung, IDN Times - Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat telah menelusuri sumber anggaran bantuan beasiswa untuk pelajar miskin yang bersekolah di SMA dan SMK swasta untuk 2026. Rencana ini ternyata belum dialokasikan dalam APBD 2026.
Ketua Komisi V DPRD Jabar, Yomanius Untung mengungkapkan, bahwa anggaran bantuan pendidikan bagi siswa miskin, baik itu beasiswa operasional dan beasiswa personal tidak teralokasikan di APBD murni 2026.
Menurutnya, pemerintah perlu memulihkan bantuan pendidikan yang sebelumnya tertera pada pagu murni tahun 2026 dengan anggaran sebesar Rp218 miliar.
"Jadi data terakhir ada Rp150 miliar alokasi untuk beasiswa operasional dan ada sekitar Rp68 miliar yang dialokasikan untuk beasiswa personal, itu yang untuk keluarga miskin ekstrem. Tadi tersampaikan bahwa clear di APBD murni itu tidak ada," ungkap Yomanius, Selasa (3/2/2026).
