Kuningan, IDN Times- Kabupaten Kuningan mencatat migrasi keluar tertinggi di Jawa Barat bagian timur dalam hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025.
Pada indikator migrasi seumur hidup antarkabupaten/kota, persentase warga Kuningan yang menetap di daerah lain mencapai 19,64%, hampir dua kali lipat dibanding penduduk luar yang menetap di Kuningan yang hanya 9,18%.
Pola ini menandakan kuatnya arus perpindahan permanen penduduk usia produktif dari wilayah berbasis pertanian tersebut.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat, Margaretha Ari Anggorowati, menjelaskan migrasi seumur hidup dalam SUPAS mengukur perbedaan kabupaten/kota tempat tinggal saat survei dengan tempat tinggal sebelumnya, dengan syarat sudah menetap minimal satu tahun.
"Indikator ini menunjukkan perpindahan yang cenderung permanen. Ketika persentase migrasi keluar jauh lebih besar dari migrasi masuk, itu mencerminkan daerah tersebut menjadi pengirim penduduk,” ujarnya dikutip Senin (18/5/2026).
Menurut dia, pola yang terlihat di Kuningan serupa dengan sejumlah kabupaten agraris lain di Jawa Barat, tetapi selisih angkanya tergolong tinggi di wilayah timur provinsi.
