Bandung Barat, IDN Times - Sebanyak 30 buruh pabrik garmen PT CCH Indonesia menjalankan rapid diagnostic test (RDT) menyusul satu orang buruh sebelumnya terindikasi positif COVID-19 berdasar rapid diagnostic test (RDT).
Kepala Personalia PT CCH Indonesia, Feri Sofwan Mudoffar mengatakan, rapid test kepada 30 buruh itu merupakan bentuk tindakan cepat dari perusahaan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 lebih luas di lingkungan pabrik. Maka, buruh lain yang sempat melakukan kontak dengan pasien itu harus dites juga.
"Kalau di PT CCH sudah diterapkan standar kesehatan COVID-19 sejak bulan Februari lalu, pas pertama virus ini ramai diperbincangkan. Kita terapkan semuanya termasuk pshysical distancing, penggunaan masker dan yang lainnya," ungkap Feri, Rabu (29/4).
