Cirebon, IDN Times - Sebanyak 71 ekor sapi di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Kasus tersebut diketahui terdeteksi di sejumlah kecamatan dan menjadi ancaman karena berpotensi mengganggu kesehatan ternak serta aktivitas peternakan masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan pada Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Nanang Hernawan, mengatakan dari total sapi yang terjangkit, sebagian di antaranya telah berhasil pulih setelah menjalani penanganan oleh petugas kesehatan hewan.
Menurutnya, perkembangan kondisi ternak yang terpapar cukup menggembirakan karena hampir setengah dari total kasus sudah dinyatakan sembuh. Sementara itu, puluhan sapi lainnya masih dalam proses pemulihan dan terus dipantau oleh tim peternakan di lapangan.
“Dari 71 ekor sapi yang tercatat terpapar PMK, hampir separuhnya sudah sembuh. Saat ini sekitar 30 ekor masih dalam kondisi sakit dan sedang ditangani,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Pemerintah daerah menegaskan, upaya pengendalian terus dilakukan agar penyebaran virus tidak meluas ke wilayah peternakan lain di Kabupaten Cirebon.
