Cianjur, IDN Times - Cuaca ekstrem yang terjadi pada 3-4 Desember 2024 lalu menyebabkan bencana alam terjadi di Kabupaten Cianjur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat selama dua hari tersebut sebanyak 6.836 warga terdampak bencana longsor dan banjir.
Secara rinci, bencana alam longsor yang terjadi di Cianjur pada 3 Desember 2024 menyebabkan dua orang meninggal dunia, 1.927 orang menderita dan 335 unit rumah rusak. Kemudian, banjir yang terjadi pada 4 Desember 2024 lalu mengakibatkan satu orang meninggal dunia terbawa hanyut, 4.909 orang menderita, 12 unit rumah rusak dan 544 unit rumah terendam.
"Korban meninggal dunia tiga orang, dua orang akibat tanah longsor dan satu orang akibat terbawa arus. Sama halnya dengan Sukabumi, ini daerah yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Cianjur," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BPBD, Abdul Muhari, Senin (9/12/2024).
