Sukabumi, IDN Times - Bencana kekeringan yang melanda wilayah Sukabumi kian meluas. Dalam satu bulan terakhir ini, dilaporkan sebanyak 17 kecamatan di Kabupaten Sukabumi mengalami krisis krisis air bersih akibat sumber air mengering.
Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menunjukan belasan daerah terdampak kemarau itu antara lain Kecamatan Tegalbuleud, Cidadap, Surade, Waluran, Palabuhanratu, cisolok, Cikakak, Ciemas, Ciracap, Jampangtengah, Gegerbitung, Gunungguruh, Cikembar, Kabandungan, Cicurug, Parungkuda dan Kecamatan Cisaat.
"Dari laporan yang kami terima sepanjang bulan Juni sampai dengan Juli, terdapat 17 kecamatan yang dilanda krisis air bersih," jelas Koordinator Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi, Daeng Sutisna.
Fenomena yang kerap terjadi di saat musim kemarau tersebut mendorong warga melakukan berbagai upaya agar bisa mendapatkan suplay air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Inilah 5 kejadian miris yang harus dialami warga dalam mengatasi krisis air
bersih.