Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Kecamatan di Cirebon Teredam Banjir, Satu Orang Meninggal
(Istimewa)

Bandung, IDN Times - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Cirebon berakibat meluapnya Sungai Ciberes. Sedikitnya empat kecamatan di daerah ini terendam banjir, Selasa (5/3/2024) pukul 19.17 WIB.

Dari peristiwa itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, memastikan ada satu orang warga meninggal dunia.

"Korban jiwa ada satu orang warga Dusun Manis Desa Ambit, Kecamatan Waled. Korban meninggal pukul 21.00 WIB. Almarhum meninggal karena terpeleset saat sedang melakukan evakuasi di Blok 1 Desa Ciuyah," ujar Humas BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, Rabu (6/4/2024).

Adapun empat kecamatan yang terendam banjir ini ada di Kecamatan Waled, Kecamatan Karangwareng, Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pangenan.

1. Ada ribuan warga terdampak

Ilustrasi alat berat BNPB untuk bencana hidrometeorologi (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani/rwa)

Hadi melanjutkan, peristiwa ini turut membuat ribuan warga terdampak dan mengungsi ke beberapa tempat yang aman. BPBD Jawa Barat, juga kini masih melakukan pendataan warga terdampak lainnya di empat kecamatan itu.

"Selain bkorban jiwa ada 1.862 Kepala Keluarga/4.639 jiwa terdampak. Kemudian, 200 jiwa mengungsi di balai Desa Ciuyah," ucapnya.

2. Ribuan rumah dan bangunan juga terendam banjir

ilustrasi banjir bandang (pexels.com/Pok Rie)

Sementara itu, jumlah rumah warga yang turut terdampak juga mencapai ribuan. Beberapa diantaranya kata Hadi, ada bangunan sarana pendidikan dan tempat ibadah. Untuk penanganan, BPBD Jabar berkoordinasi dengan aparat kewilayahan di Kabupaten Cirebon

"Bangunan terendam ada 2.830 unit rumah, 6 unit sarana pendidikan, 8 unit tempat ibadah. BPBD Kabupaten Cirebon masih melakukan assesment di lapangan," katanya.

3. Kondisi terkini banjir mulai surut

ilustrasi banjir bandang (pexels.com/Pok Rie)

BPBD Jawa Barat juga sudah menurunkan beberapa bantuan, seperti perahu karet dan beberapa lainnya. Untuk pantauan terkini, banjir masih menggenangi di beberapa titik wilayah yang ada di empat kecamatan itu.

"Kondisi banjir mulai surut, tapi jalan masih tertutup. Tinggi Muka Air (TMA) mencapai 20-250 Centimeter," kata dia

Editorial Team