Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi naik kuda saat gelaran Milangkala Tatar Sunda. (Dokumentasi Diskominfo Jabar)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menempatkan 600 petugas gabungan terdiri Polisi, Dishub Jabar dan Dishub Kota Bandung. Satpol PP juga dikerahkan untuk menjaga ketertiban penonton kirab. Masyarakat yang membawa kendaraan ke lokasi kirab, tak perlu bingung mencari tempat parkir karena telah disediakan di beberapa lokasi.
"Kantong parkir akan tersebar di beberapa lokasi, yang utama itu di seputaran Gedung Sate, Kantor Inspektorat, DPRD Jabar, Masjid Pusdai, Bank Mandiri, dan Monumen Perjuangan," ucap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Dhani Gumelar, Kamis (14/5/2026).
Saat kirab berlangsung, masyarakat diimbau menjaga keamanan diri dan barang bawaan masing-masing. Sekda Jabar Herman Suryatman mengatakan, pada saat kirab nanti, ribuan orang akan hadir sehingga barang bawaan, seperti ponsel, dijaga agar tidak hilang.
Herman menambahkan masyarakat mempersiapkan stamina untuk menonton kirab. Oleh karena itu, pengunjung sebaiknya makan dan istirahat yang cukup terlebih dahulu. Ia pun mengimbau untuk tidak membawa bayi ke acara kirab.
Persiapan lainnya, Pemprov Jabar akan menyiapkan ambulans dan tenaga medis di lokasi kirab. Selain itu, beberapa persiapan telah dilakukan, seperti membersihkan sampah dan menurunkan spanduk serta baliho yang tidak sesuai aturan di sepanjang jalur kirab.
Pedagang kaki lima ditata dan trotoar di jalur kirab dipulas agar indah. Adapun rute kirab ini dimulai dari Kiara Artha Park, Jalan Terusan Jakarta, kemudian melewati Jalan Supratman, dan berakhir di Jalan Diponegoro (Gedung Sate).