Kabupaten Sukabumi, IDN Times – Ratusan ribu warga Kabupaten Sukabumi mendadak tak bisa lagi menggunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) mereka. Pada awal 2026, tercatat sekitar 164 ribu peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang didanai APBN dinonaktifkan.
Situasi ini memicu kepanikan di sejumlah fasilitas kesehatan. Tak sedikit warga baru menyadari kepesertaannya tidak aktif ketika sedang membutuhkan layanan medis, bahkan saat sudah berada di ruang perawatan rumah sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Masykur Alawi, mengatakan penonaktifan tersebut merupakan imbas kebijakan pemerintah pusat yang mengurangi kuota PBI-APBN untuk daerah.
“Bulan ini saja ada 164 ribu yang dinonaktifkan oleh pemerintah pusat. Pada Mei 2025 lalu bahkan sempat mencapai sekitar 175 ribu. Penonaktifan ini juga dilakukan tanpa pemberitahuan lebih dulu kepada warga,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).
