Bandung, IDN Times - Di tengah upaya pemerintah untuk mengantisipasi penyebaran virus corona (COVID-19), masih saja ada oknum yang justru melakukan berbagai kejahilan. Salah satunya dengan membuat panggilan prank ke pusat pelayanan COVID-19 Pemkot Bandung.
Dalam unggahan di akun Instagram pribadi Wali Kota Bandung, Oded M Danial, dia menyebut terdapat sekitar 1.500 panggilan yang masuk ke call center COVID-19, dengan kepentingan yang tidak jelas.
"Empati pada kondisi, mohon dipahami. Stop ngaheureuyan (mempermainkan) nomer Iayanan yang sedang dibutuhkan, "kreatifitas" kita baiknya alihkan pada yang Iebih bermanfaat saja," ujar Oded dalam unggahannya tersebut.
