Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
102 Tahun Berdiri, PP Persis Akhirnya Menggelar Expo Ramadan Perdana
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • PP Persis akan menggelar Persis Ramadan Expo 2026 di Trans Studio Mal Bandung pada 6–8 Maret 2026, menghadirkan dakwah, pameran UMKM, dan kegiatan budaya untuk publik.
  • Acara perdana ini menampilkan 54 narasumber, termasuk tokoh nasional, dengan target menarik sekitar 48 ribu pengunjung dari berbagai daerah seperti Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
  • Expo ini menjadi strategi rebranding Persis untuk mendekatkan dakwah kepada Gen Z melalui budaya populer, literasi keuangan syariah, serta penguatan nilai berakhlak, berilmu, dan berwirausaha.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2023

PP Persis mulai menyiapkan cetak biru strategi rebranding untuk masuk ke ranah budaya populer sebagai bagian dari penguatan dakwah.

3 Maret 2026

Ketua Pelaksana H. Tatan Ahmad Santana menjelaskan rencana penyelenggaraan Persis Ramadan Expo 2026 dan rincian kegiatan yang akan digelar di Bandung.

6–8 Maret 2026

Persis Ramadan Expo 2026 dijadwalkan berlangsung di Trans Studio Mal Bandung, menghadirkan dakwah, pameran UMKM, serta kegiatan kebudayaan dengan perkiraan 48 ribu pengunjung.

kini

PP Persis terus memperkuat semangat dakwah perkotaan dan berupaya menjangkau generasi Gen Z melalui pendekatan budaya dan ekonomi syariah.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    PP Persis menggelar Persis Ramadan Expo 2026, sebuah pameran dakwah, budaya, dan ekonomi syariah yang menjadi expo perdana dalam sejarah organisasi tersebut.
  • Who?
    Kegiatan diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) dengan Ketua Pelaksana H. Tatan Ahmad Santana serta dukungan Bidang Ekonomi PP Persis yang dipimpin H. Fajar Sulaiman.
  • Where?
    Acara berlangsung di Trans Studio Mal, Kota Bandung, Jawa Barat, dan dihadiri peserta dari berbagai daerah seperti Jakarta, Banten, serta wilayah Jawa Barat.
  • When?
    Kegiatan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Maret 2026.
  • Why?
    Expo ini digelar untuk memperkuat semangat dakwah perkotaan, memperluas jangkauan ke generasi Gen Z, serta menampilkan perjalanan panjang dan peran ekonomi umat yang dibangun oleh Persis.
  • How?
    Kegiatan dilakukan melalui tausiah, dialog kebangsaan, pameran UMKM binaan Persis, pertunjukan seni budaya santri, serta edukasi literasi keuangan syariah bagi generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menguatkan kembali semangat dakwah perkotaan melalui Persis Ramadan Expo 2026 yang akan digelar di Trans Studio Mal, Kota Brandung dari 6-8 Maret 2026. Kegiatan ini diperkirakan akan mendatangkan 48 ribu massa.

Selama tiga hari itu PP Persis akan menggabungkan rangkaian acara besar mulai dari dakwah dari para pemateri yang telah disiapkan hingga, pameran dan gelaran kebudayaan. Acara ini dipastikan terbuka untuk umum tidak hanya untuk anggota Persis.

"Kami ada tiga panggung ada tausiah, dialog kebangsaan edufair, ada tenda pameran terutama di isi UMKM Binanan Persis dan himpunan pengusaha Persis. Ada fashion dan FnB. Semuanya bersamaan," ujar Ketua Pelaksana Persis Ramadan Expo 2026, H. Tatan Ahmad Santana, Selasa (3/3/2026).

1. Gelaran ini pertama kali sepanjang Persis berdiri

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Gelaran expo ini merupakan kali pertama dihadirkan oleh Persis yang mana, organisasi Islam dengan memiliki basis kuat di Jawa Barat tersebut ingin menampilkan perjalanan panjangnya dari awal berdiri hingga masih terus bergerak di 2026 ini.

"Kegiatan ini kesimpulan perjalanan panjang Persis. Persis terbentuk karena dakwah, pendidik, Ekonomi sekarang aksiologi dalam expo ini. Kami undang menteri koperasi beliau berkenan hadir buka acara. Wakil Ketua Persis, kami hadirkan ketua umum, sekertaris umum, dan lainnya," kata Tatan.

Dia memastikan ada sebanyak 54 narasumber yang akan dihadirkan selama tiga hari kegiatan. Persis juga kini mulai masuk dalam kebudayaan yang mana hal itu merupakan medium untuk memperkuat dakwah dalam kalangan Gen Z saat ini.

"Kami ingin berdakwah lewat saluran kebudayaan dan kesenian nantinya santri Persis akan bancakan puisi, kemudian karinding juga. Serta penampilan lainnya. Jemaah dari Jakarta, Banten, dan Jabar akan meramaikan perkiraan ada 48 ribu massa di kawasan Trans Studio Mal," jelasnya.

2. Persis menyasar Gen Z

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Tatan berterus terang kegiatan yang akan digelar ini memang ditargetkan untuk bisa menyasar kalangan Gen Z, dan itu salah satunya lewat edukasi ekonomi syariah. Nantinya akan ada pemateri yang memberikan ilmu mengelola keuangan dengan prinsip syariah.

"Nanti akan banyak kegiatan menyasar Gen Z salah satunya ekonomi syariah. Jadi mengelola keuangan dan agar bisa memenejemen keuangan agar gen z lebih peduli," katanya.

Di luar itu ada juga pemateri dari Zainal Arifin Mochtar alias Uceng, pakar hukum tatanegara dari UGM yang akan memberikan pandangan tentang kenegaraan dan juga penyampaian kritik yang santun.

"Ada juga dialog karena kita akan mengundang Guru Gembul dan Uceng UGM. Mereka mengkritik pemerintah dengan santun, jadi anak muda boleh kritis tapi harus punya adab baik. Kita dorong anak muda punya potensi," ucapnya.

3. Persis membuka ruang untuk Gen Z

ilustrasi gen z

Sementara, Ketua Bidang Garapan Ekonomi PP Persis H. Fajar Sulaiman menambahkan, lewat Ramadan Expo ini, Persis ingin menghapus sekat eksklusivitas dan menunjukkan kepada anak muda bahwa Islam adalah agama yang indah.

"Transisi dakwah saat ini mulai bergeser ke generasi Gen Z. Kami ingin membuka ruang berpikir anak-anak muda, lalu mendorong potensi ekonomi mereka lewat literasi keuangan syariah," ujar Fajar.

Fajar berharap edukasi ini bisa membantu Gen Z agar lebih cerdas mengelola keuangan. Tiga visi utama yang ditekankan adalah berakhlak, berilmu, dan berwirausaha.

Kehadiran puluhan UMKM binaan Bidang Ekonomi Persis di expo ini juga menjadi bukti nyata dorongan organisasi terhadap kemandirian ekonomi umat.

Lebih jauh, Fajar menyebut expo ini adalah bagian dari strategi rebranding Persis untuk masuk ke ranah pop culture (budaya populer) yang cetak birunya sudah disiapkan sejak 2023.

"Kami ingin memberikan pemahaman ke publik bahwa dakwah Persis itu inklusif. Secara pendidikan, kami ingin menegaskan peran kami dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Ini ikhtiar agar kami memiliki kebermanfaatan yang lebih luas," kata dia.

Editorial Team