Comscore Tracker

Cirebon Waspada DBD, 11 Orang Dinyatakan Positif

Penyebaran nyamuk meningkat seiring curah hujan tinggi

Cirebon, IDN Times - Intensitas curah hujan semakin meningkat di wilayah Cirebon, berimplikasi pada penyebaran nyamuk Aedes Aegypti. Sebulan terakhir ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon mencatat sedikitnya 30 orang dinyatakan suspek Demam Berdarah Dengue (DBD), 11 di antaranya dinyatakan positif DBD.

Dari data tersebut menandakan, wilayah Kabupaten Cirebon sudah memasuki tahap waspada wabah DBD. Untuk itu, masyarakat diimbau untuk membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara terus menerus membersihkan tempat penampungan air dan pemberian bubuk larvasida atau obat Abate.

1. Belasan orang positif DBD, Dinkes ingatkan kewaspadaan dini

Cirebon Waspada DBD, 11 Orang Dinyatakan PositifPengasapan serangga dilakukan untuk membasmi larva nyamuk Aedes Aegypti sumber wabah demam berdarah. (Dok. Dinkes Kab. Cirebon)

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana mengatakan, dari hasil pengujian di laboratorium, 11 orang sudah dinyatakan positif DBD. Kondisi ini sudah dalam tahap mengkhawatirkan akan adanya jatuh korban. Sehingga, pencegahan dan dan kewaspadaan dini dari dan oleh masyarakat sendiri perlu dilakukan dengan cara mencegah penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.

"Untuk kasus DBD, terhitung sampai minggu keempat bulan Januari, ada 30 orang suspek DBD. Akan tetapi yang positif berdasarkan hasil lab, hanya ada 11 orang," ujarnya kepada IDN Times, Selasa (4/2).

2. Tahun lalu, dua orang meninggal karena DBD

Cirebon Waspada DBD, 11 Orang Dinyatakan PositifPengasapan serangga dilakukan untuk membasmi larva nyamuk Aedes Aegypti sumber wabah demam berdarah. (Dok. Dinkes Kab. Cirebon)

Dinas Kesehatan pun sudah mengirimkan petugas pencegahan DBD untuk pengasapan racun serangga (fogging) di lima titik yang tersebar di Kabupaten Cirebon. Kelima tempat itu disinyalir menjadi tempat endemik karena masifnya penyebaran nyamuk Aedes Aegypti.

Sampai saat ini, daerah endemik nyamuk sumber wabah DBD itu berada di Kecamatan Plumbon. Seperti tahun-tahun sebelumnya,, daerah tersebutbut masih menjadi penyumbang terbesar korban positif DBD di Kabupaten Cirebon.

"Kecamatan Plumbon, masih seperti tahun-tahun kemarin, bisa kita sebut sebagai daerah endemik DBD. Korban selalu ada di kecamatan tersebut. Tahun lalu, ada dua kasus yang meninggal dunia," ujarnya.

3. Angka kematian karena DBD indikator minimnya kesadaran hidup bersih

Cirebon Waspada DBD, 11 Orang Dinyatakan PositifPengasapan serangga dilakukan untuk membasmi larva nyamuk Aedes Aegypti sumber wabah demam berdarah. (Dok. Dinkes Kab. Cirebon)

Nanang mengatakan, dibandingkan tahun sebelumnya di bulan yang sama, ada penurunan angka positif DBD. Hal itu dikarenakan intensitas hujan tahun lalu sangat tinggi, sehingga penyebaran indukan nyamuk Aedes aegypti semakin meluas.

Nanang memastikan, di awal tahun 2020 ini belum ada jatuh korban jiwa akibat wabah DBD di Kabupaten Cirebon. Dia berharap, jangan sampai ada masyarakat menjadi korban akibat gigitan nyamuk itu. Menurutnya, indikator kesadaran masyarakat menjaga lingkungan sehat sejalan dengan angka kematian karena wabah DBD.

"Sesuai dengan komitmen kami, jika tidak ada kematian, maka artinya kesadaran masyarakat menjaga lingkungan sehat sudah tinggi," terangnya.

4. Pelihara ikan cupang hingga tanam lavender cara sederhana hindari DBD

Cirebon Waspada DBD, 11 Orang Dinyatakan PositifPengecekan larva di penampungan bak mandi. (Dok. Dinkes Kab. Cirebon)

Seiring dengan intensitas curah hujan yang semakin tinggi, Dinas Kesehatan pun membuat surat edaran kewaspadaan dini di setiap kecamatan. Menurutnya, curah hujan di wilayah Cirebon belum sampai pada puncaknya. Biasanya, curah hujan akan terus meningkat hingga Maret mendatang.

Masyarakat bisa melakukan pencegahan larva nyamuk Aedes Aegypti dengan cara sederhana. Yaitu, melakukan kegiatan menguras, menutup, dan mengubur benda-benda tak terpakai. Selain itu, memelihara ikan cupang di bak mandi yang bermanfaat memangsa larva nyamuk. Begitu juga dengan cara menanam bunga Lavender yang berkhasiat untuk mengusir nyamuk.

"Untuk layanan bubuk larvasida itu gratis, silahkan masyarakat minta langsung ke puskesmas terdekat," tutup Nanang.

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya