Comscore Tracker

Puluhan Pohon Cemara dan 1.000 Rumah Rusak Diterjang Angin Kencang

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini

Bandung, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan sedikitnya 35 pohon cemara yang berada di Kampung Malabar Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, rusak diterjang angin kencang. Kejadian ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB, Senin (21/10).

Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Jawa Barat Budi Budiman Wahyu mengatakan, angin kencang beberapa hari ini memang terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut kemudian membuat pohon cemara yang cukup tinggi tumbang menghalangi akses jalan warga di area perkebunan PTP Nusantara VIII.

"Sejauh ini tidak ada informasi korban akibat kejadian tersebut," ujar Budiman, Senin (21/10).

Saat ini BPBD Jawa Barat telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung. BPBD Kabupaten Bandung melakukan pendataan ke lokasi kejadian serta melakukan pemotongan batang pohon.

1. Rumah warga pun ikut terdampak angin kencang

Puluhan Pohon Cemara dan 1.000 Rumah Rusak Diterjang Angin KencangDok.BPBD Kabupaten Bandung

Sementara itu, berdasarkan data BPBD Kabupaten Bandung, terdapat sekitar 1.000 rumah di tujuh rukun warga rusak akibat terjangan angin kencang. Kejadian ini berada di Perkebunan Sedep, Desa Neglawangi, Kecamatan Kertasariwarga,

Rumah yang terkena angin kencang ada yang rusak berat dan ada juga yang tidak. Bagi warga yang rumahnya rusak berat, mereka saat ini diungsikan ke sekolah dan masjid terdekat. Dan sejauh ini belum ada informasi korban jiwa atas rusaknya rumah-rumah tersebut.

2. BMKG imbau warga waspadai fenomena angin kencang

Puluhan Pohon Cemara dan 1.000 Rumah Rusak Diterjang Angin KencangDok.BNPB

Sementara itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Bencana BNPB Agus Wibowo mengungkapkan berdasarkan hasil koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena angin kencang merupakan tanda-tanda peralihan dari musim kemarau menuju musim penghujan atau yang lebih dikenal dengan masa pancaroba. Angin pada masa pancaroba dapat berlangsung hingga lebih dari sepekan.

3. Ini ciri-ciri angin kencang di masa pancaroba

Puluhan Pohon Cemara dan 1.000 Rumah Rusak Diterjang Angin KencangANTARA FOTO/M N Kanwa

Agus membeberkan ciri-ciri angin kencang pada masa pancaroba tersebut pada umumnya bergerak dengan kecepatan maksimal hingga 45 km/jam atau lebih serta berlangsung sepekan.

Sedangkan sifat hempasannya bergerak secara horizontal dengan durasi panjang dan berpotensi menimbulkan dampak kerusakan.

"Jika melihat tanda-tanda angin kencang yang sudah terjadi sejak awal Oktober, maka diperkirakan periode tersebut tidak berlangsung lama seiring dengan bergantinya cuaca ekstrem lainnya," ujarnya dalam siaran tertulis.

Baca Juga: Sejumlah Daerah Dihantam Angin Kencang, Ternyata Ini Penyebabnya

Baca Juga: BMKG: Waspadai Fenomena Angin Kencang Sebagai Tanda Musim Pancaroba

Topic:

  • Yogi Pasha

Just For You