Comscore Tracker

Menkes Siapkan Anggaran untuk Uji Klinis Calon Vaksin COVID-19 

1.620 warga Bandung akan jadi voulenteer vaksin 

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Indonesia melalui PT Biofarma dan Universitas Padjadjaran (Unpad) segera melakukan uji klinis calon vaksin COVID-19 yang didatangkan dari perusahaan asal Tiongkok Sinovac Biotech. Rencananya, uji klinis tahap 3 itu akan berlangsung selama enam bulan dimulai pada 3 Agustus 2020. 

Mengenai pengujian vaksin tersebut, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengatakan kementeriannya akan menyiapkan anggaran dan imunisasinya. Ia pun berharap pengujian vaksin tersebut lancar.

1. Soal anggaran imunisasi vaksin, Kemenkes akan bicarakan lagi dengan Kementerian Keuangan

Menkes Siapkan Anggaran untuk Uji Klinis Calon Vaksin COVID-19 Menteri Kesehatan (Menkes) dr. Terawan Agus Putranto IDN Times/Debbie Sutrisno

Menyoal pengujian vaksin tersebut, Terawan menyampaikan bahwa Kementerian Kesehatan akan menyiapkan personel untuk melakukan imunisasi. Mengenai anggarannya, ia akan bahas lebih lanjut dengan Kementerian Keuangan.

"Itu kami akan bahas bersama dengan Kementerian Keuangan terutama dan mudah-mudahan semua berjalan lancar dan diridai oleh Tuhan Yang Mahaesa," ujar Terawan di Kompleks Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020).

Baca Juga: Uji Klinis Vaksin COVID-19 Tiongkok Diperkirakan Selesai Januari 2021

2. Jokowi dukung penuh pengujian klinis vaksin

Menkes Siapkan Anggaran untuk Uji Klinis Calon Vaksin COVID-19 Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Senin (13/7/2020) (IDN Times/Teatrika Handiko Putri)

Koordinator Uji Klinis Vaksin Virus Corona, Kusnandi Rusmil, menyampaikan bahwa Presiden Jokowi telah mendukung penuh pengujian klinis vaksin ini. Dia pun optimistis vaksin bisa selesai diuji pada Januari 2021.

"Kami sangat optimis. Kami rencanakan uji klinis ini selesai bulan Januari. dengan jumlah sampel yang ikut uji klinis ini ada 1.620," kata Kusnandi.

3. Biofarma targetkan 40 juta dosis vaksin per tahun di tahap pertama

Menkes Siapkan Anggaran untuk Uji Klinis Calon Vaksin COVID-19 Bio Farma ( ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, tugas Bio Farma sendiri adalah memastikan kapasitas produksi vaksin bisa dikelola dengan baik. Hingga kini, lanjut Basyir, Bio Farma telah menyiapkan 100 juta dosis vaksin per tahunnya. Nantinya, dosisnya akan dikembangkan menjadi 250 juta dosis per tahun.

"Tapi untuk tahap pertama sesuai target penyelesaian uji klinis Januari, pada saat selesai uji klinis dan izin edarnya keluar, kami sudah menargetkan untuk bisa selesai sekitar 40 juta dosis per tahun," kata Basyir.

4. BPOM jamin pengujian vaksin valid

Menkes Siapkan Anggaran untuk Uji Klinis Calon Vaksin COVID-19 Kepala Badan POM Penny Lukito (Dok. Humas Badan POM)

Mengenai uji klinis vaksin tersebut, Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito menjamin protokol dalam pengujian klinis vaksin valid. Ia mengatakan, dari BPOM akan mendampingi proses uji klinis, sehingga ada percepatan dalam pemberian izin edarnya.

"Juga secara paralel proses produksi yang akan dilakukan oleh Bio Farma sudah akan kami dampingi dikaitkan dengan fasilitasnya. Sehingga memang nanti pada saat uji klinis selesai, kami memberikan izin edar, segera bisa kita edarkan, sudah didistribusikan," tutur Penny.

Baca Juga: Ini Tahapan Uji Klinis Vaksin COVID-19 yang Didatangkan dari Tiongkok

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya