Comscore Tracker

Berani Nekat Mudik? Aparat Keamanan Bakal Jaga 300 Titik

Paling bijak memang ikuti imbauan pemerintah

Jakarta, IDN Times - Pemerintah memastikan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk berjaga di 300 lokasi di Indonesia pada 6-17 Mei 2021. Setidaknya, hal tersebut yang telah dipastikan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

"Kita berkoordinasi dengan polisi dan Kakorlantas bahwa kita akan secara tegas melarang mudik, dan akan melakukan penyekatan di lebih dari 300 lokasi," kata Budi dalam keterangan pers yang disiarkan langsung di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 7 April 2021.

"Sehingga kami menyarankan agar bapak, ibu, tidak meneruskan rencana untuk mudik dan tinggal di rumah," lanjut Menhub.

Baca Juga: Menhub: Jika Tak Dilarang, 81 Juta Masyarakat Indonesia akan Mudik

1. Mobil dinas berpelat hitam yang langgar aturan mudik akan ditindak

Berani Nekat Mudik? Aparat Keamanan Bakal Jaga 300 TitikIlustrasi mudik (IDN Times/Doni Hermawan)

Tak hanya mobil pribadi saja, Budi mengatakan, petugas keamanan akan menindak bagi mobil dinas berpelat hitam dan truk pelat hitam yang melanggar aturan larangan mudik.

"Kita juga melihat adanya penggunaan pribadi, bahkan mobil dinas pelat hitam, truk pelat hitam, kita akan melakukan tindakan tegas apabila itu dilakukan," ucap Menhub.

2. Transportasi jalur laut hanya digunakan mereka yang dikecualikan dalam larangan mudik

Berani Nekat Mudik? Aparat Keamanan Bakal Jaga 300 TitikIlustrasi mudik menggunakan kapal/ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Sementara, untuk transportasi laut, pemerintah hanya membuka akses kepada mereka yang dikecualikan. Budi menuturkan, pelayanan tentunya akan terbatas saat larangan mudik mulai diberlakukan.

"Kami sampaikan bahwa di laut memang terjadi suatu pergerakan, kita hanya memberikan fasilitas bagi mereka yang dikecualikan oleh Menko PMK (Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan). Oleh karenanya, kita berikan layanan secara terbatas," kata Budi.

Menhub juga mengimbau daerah-daerah yang masyarakatnya mudik menggunakan jalur laut, agar menaati aturan pemerintah. "Bagi daerah-daerah yang memang secara khusus banyak melakukan mudik seperti di Riau, dari Kalimantan ke Jawa dan di Jawa Timur, saya mengimbau bahwa tidak melakukan mudik," kata Budi.

3. Pemerintah akan mengurangi suplai kereta api

Berani Nekat Mudik? Aparat Keamanan Bakal Jaga 300 TitikIlustrasi kereta api (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Untuk transportasi kereta api, Budi mengatakan, pemerintah akan melakukan pengurangan suplai dengan hanya memberikan kereta luar biasa. Kereta luar biasa itu disediakan khusus bagi aglomerasi dari Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, dan Lamongan.

"Secara khusus bagi aglomerasi yang terdapat suatu pergerakan, katakanlah Jabodetabek, di gerbang Kertosusila dan juga Bandung kita juga akan menurunkan suplai," kata Budi.

Baca Juga: Polisi Akan Paksa Pengendara yang Nekat Mudik untuk Putar Balik

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya